TRAVEL

PENAWARAN MENARIK LIBURAN KE HONG KONG DISNEYLAND

Pas saya diajak kerjasama untuk mempromosikan program Hong Kong Disneyland dengan Grand Indonesia yang mengharuskan saya datang ke konferensi persnya di mana Mickey dan Minnie Mouse akan turut hadir, rasa semangat banget! Soalnya, selain berkesempatan menyampaikan ke kalian semua mengenai berbagai atraksi terbaru serta penawaran-penawaran menarik liburan ke Hong Kong Disneyland, akhirnya saya bisa mewujudkan keinginan Snow bertemu Mickey dan Minnie - mengingat tahun lalu Snow pernah menangis meraung-raung di lobby Grand Indonesia karena kelewatan acara meet and greet-nya. Hahaha! Nah, untuk tahu apa saja atraksi terbaru serta penawaran-penawaran menarik liburan ke Hong Kong Disneyland, baca post ini dari awal sampai akhir, ya!

Hong_Kong_Disneyland_Promo_Grand_Indonesia_Jakarta_Indonesia.jpg
Hong_Kong_Disneyland_Promo_Grand_Indonesia_Jakarta_Indonesia.jpg
Hong_Kong_Disneyland_Promo_Grand_Indonesia_Jakarta_Indonesia.jpg
Hong_Kong_Disneyland_Promo_Grand_Indonesia_Jakarta_Indonesia.jpg
Hong_Kong_Disneyland_Promo_Grand_Indonesia_Jakarta_Indonesia.jpg

Seperti yang kalian ketahui, HKDL jaraknya hanya 5 jam penerbangan - taman rekreasi Disney yang terdekat dengan Indonesia, jadi pas banget untuk dijadikan destinasi liburan keluarga. Perlu dicatat bahwa sejak tahun 2017, HKDL terus menjalani ekspansi untuk menambahkan berbagai atraksi baru setiap tahunnya sampai tahun 2023. Dan serunya, tanggal 15 November 2018 sampai 1 Januari 2019, HKDL akan ditransformasi menjadi winter wonderland dalam rangka perayaan natal, tentunya dengan bintang Mickey dan Minnie Mouse beserta kawan-kawannya (lengkapnya dapat kalian lihat di SINI). Selain itu juga akan ada "World’s Biggest Mouse Party” di 7 November 2018 sampai Februari 2019 untuk memperingatkan ulang tahun Mickey Mouse yang ke-90. Pada momen ini, akan ada “We Love Mickey” projection show di sepanjang Main Street, U.S.A. di HKDL. Tahun ini pun sudah hadir pertunjukkan terbaru “Moana: A Homecoming Celebration” di lokasi outdoor Adventureland - Jungle Junction, di mana terdapat dekorasi bertema Moana yang sangat menarik. Pastinya di HKDL tersedia banyak spot foto atraktif untuk keluarga. Kemudian, ada beberapa pilihan tempat penginapan di HKDL yang dapat memberikan pengalaman tak terlupakan untuk keluarga, antara lain Disney Explorers Lodge, HKDL Hotel serta Disney’s Hollywood. Dengan menginap di sana, kalian otomatis mendapatkan akses penuh ke semua hotel, tiket prioritas untuk atraksi-atraksi pilihan dan kursi untuk menonton berbagai pertunjukan di HKDL.

Saat konferensi pers berlangsung, Ersa Mayori dan Yasmine Wildblood yang baru pulang dari HKDL turut hadir dan sempat bercerita mengenai pengalaman seru mereka di sana. Mulai dari naik berbagai wahana, menginap di hotel bertema Disney, sampai informasi mengenai makanan enak dan jajanan yang nggak hanya lezat tapi juga menggemaskan, seperti marshmallow Mickey Minnie dan lolipop crispy rice. Lalu, melakukan tea time atau dinner di Walt Cafe, hingga mencicipi Iced Chocolate Cheese Cake. Mereka juga berbagi informasi penting mengenai tersedianya restoran halal-certified, peta panduan taman rekreasi dan situs hotel dalam bahasa Indonesia, plus aplikasi ponsel gratis untuk mengakses berbagai informasi mengenai taman rekreasi HKDL. Semakin semangat untuk liburan ke HKDL jadinya, ya! Terus baca untuk cari tahu penawaran menarik berlibur ke HKDL.

Hong_Kong_Disneyland_Promo_Grand_Indonesia_Jakarta_Indonesia.jpg
Hong_Kong_Disneyland_Promo_Grand_Indonesia_Jakarta_Indonesia.jpg
Hong_Kong_Disneyland_Promo_Grand_Indonesia_Jakarta_Indonesia.jpg
Hong_Kong_Disneyland_Promo_Grand_Indonesia_Jakarta_Indonesia.jpg
Hong_Kong_Disneyland_Promo_Grand_Indonesia_Jakarta_Indonesia.jpg
Hong_Kong_Disneyland_Promo_Grand_Indonesia_Jakarta_Indonesia.jpg
Hong_Kong_Disneyland_Promo_Grand_Indonesia_Jakarta_Indonesia.jpg

Nah, ini dia penawaran-penawaran menarik untuk berlibur ke HKDL dan menikmati perayaan natal maupun pertunjukan-pertunjukan spesial yang tak terlupakan di sana!

1. Penawaran pembelian kamar lebih awal* (Hingga 13 Februari 2019)

  • Hemat hingga 20% di Disney Explorers Lodge, Hong Kong Disneyland Hotel, atau Disney's Hollywood Hotel.

  • Pesan online untuk menikmati gratis upgrade kamar dan kartu prioritas (Priority Admission Pass).

2. Paket spesial “2-Day Fun” Hong Kong Disneyland* (Hingga 31 Desember 2018)

  • Dapatkan 2-hari tiket masuk taman bermain hanya dengan HK$699 (hanya menambah HK$80 dari harga tiket 1-Hari), diskon sebesar HK$30 untuk pembelian suvenir (2 voucher masing-masing seharga HK$15), serta satu popcorn gratis.

* Untuk info selanjutnya, silakan kunjungi: https://www.hongkongdisneyland.com/disney-christmas-intl/.

Siapa yang sudah pernah ke HKDL di sini? Yuk, berbagi pengalamannya! Dan yang belum pernah, ini kesempatan kalian sekeluarga untuk menikmati liburan di HKDL dengan promo yang menguntungkan. Jangan dilewatkan!

Hong_Kong_Disneyland_Promo_Grand_Indonesia_Jakarta_Indonesia.jpg
Hong_Kong_Disneyland_Promo_Grand_Indonesia_Jakarta_Indonesia.jpg

TEMBOK MERAH JAMBU RM DEMANGAN YOGYAKARTA

Hari ini lagi kangen sama Yogya. Jadi deh, lihat-lihat foto pas ke Yogyakarta bareng sama NYX Indonesia di awal bulan September. Setelah bertahun-tahun, akhirnya kembali juga saya ke kota yang ‘ngemong’ ini. Hahaha! Itu yang saya rasakan kalau jalan-jalan ke Yogya, seperti sedang dimanja dengan suasananya yang tenang. Dan meskipun cuacanya panas, rasanya nggak bikin emosi seperti di Jakarta.

Waktu itu, tempat pertama yang kami datangi begitu sampai di Yogya adalah RM Demangan. Restoran ini sebenarnya milik teman saya, Epoy (panggilan saya untuk Claradevi Handriatmadja) dan suaminya Gempa. Tempatnya cantik sekali! Bikin betah berlama-lama di sana, sekadar bengong minum teh atau kopi, atau terus-menerus pesan makanan sampai kenyang.

Saya itu kalau datang ke tempat yang menyenangkan seperti RM Demangan ini, rasanya ingin mengingat setiap sudutnya. Makanya post kali ini, fotonya buanyaaak… banget! Habisnya saya suka sekali dengan suasana di sana. Meskipun ramai, tapi terasa menenangkan. Banyak tanaman hijau. Pajangan pot cantik. Meja dan kursinya mengundang untuk diduduki sepanjang hari. Dan tembok merah jambunya, sungguh saya cinta.

Saya nggak banyak mencoba makanan di sana. Bahkan nggak ingat nama menu yang saya pilih, tapi isinya itu nasi, perkedel jagung, ayam bakar, lengkap dengan sup, plus teh hangat manis. Lalu ada makanan penutupnya berupa puding stroberi. Enak semua. Tapi kalau kalian ingin tahu lebih banyak menu yang direkomendasikan di RM Demangan, tinggal cari di Google pasti kalian akan menemukannya. Yang pasti, kalau ke Yogya, wajib ke sini!

RM_Demangan_Yogyakarta.jpg
RM_Demangan_Yogyakarta.jpg
RM_Demangan_Yogyakarta.jpg
RM_Demangan_Yogyakarta.jpg
RM_Demangan_Yogyakarta.jpg
RM_Demangan_Yogyakarta.jpg
RM_Demangan_Yogyakarta.jpg
RM_Demangan_Yogyakarta.jpg
RM_Demangan_Yogyakarta.jpg
RM_Demangan_Yogyakarta.jpg
RM_Demangan_Yogyakarta.jpg
RM_Demangan_Yogyakarta.jpg
RM_Demangan_Yogyakarta.jpg
RM_Demangan_Yogyakarta.jpg
RM_Demangan_Yogyakarta.jpg
RM_Demangan_Yogyakarta.jpg
RM_Demangan_Yogyakarta.jpg
RM_Demangan_Yogyakarta.jpg
RM_Demangan_Yogyakarta.jpg
RM_Demangan_Yogyakarta.jpg
RM_Demangan_Yogyakarta.jpg
RM_Demangan_Yogyakarta.jpg
RM_Demangan_Yogyakarta.jpg
RM_Demangan_Yogyakarta.jpg
RM_Demangan_Yogyakarta.jpg
RM_Demangan_Yogyakarta.jpg
RM_Demangan_Yogyakarta.jpg
RM_Demangan_Yogyakarta.jpg
RM_Demangan_Yogyakarta.jpg

SINGAPORE DAY 1: CHANGI - YORK HOTEL - MARINA BAY SANDS

Akhir pekan kemarin menyenangkan sekali! Kami sekeluarga besar liburan ke Singapura dengan tujuan utama bawa bocah-bocah alias Snow dan sepupunya, Asa ke Universal Studios Singapore.

Selama sebulan sebelum keberangkatan, hampir setiap hari Snow dan Asa menunjukkan ketidaksabaran mereka. Ada saja tingkah laku Snow, mulai dari berniat tidur di kamar tantenya dengan alasan, "Supaya bangun-bangun langsung di hari kita berangkat ke Singapura!" atau pas dibangunkan untuk mandi sebelum ke sekolah ia malah bertanya, "Kita ke Singapura hari ini, kan?" Hahaha! Saya sampai geleng-geleng kepala. Semuanya karena ia diperlihatkan foto Universal Studios Singapore ketika dijelaskan ke mana tujuan liburan kami.

Akhirnya, setelah menunggu sekian lama, datang juga hari keberangkatan kami ke Singapura. Di Sabtu pagi, kami jalan ke bandara Soekarno-Hatta jam 6.30 untuk naik pesawat jam 8.00. Kami bersembilan berangkat naik 3 taksi Bluebird yang sudah dipesan sejak malam hari, sedangkan untuk pesawatnya kami memilih Lion Air. Sempat ragu pas dengar cerita-cerita penumpang pesawat Lion Air penerbangan domestik yang bagasinya dibongkar, tapi untungnya hal tersebut nggak terjadi pada kami.

P1210194.jpg
Singapore_Day_1_Marina_Bay_Sands_York_Hotel.jpg

Kami tiba di Singapura sekitar jam 11 siang, lalu makan siang sebentar di McDonald's di Changi Airport sebelum kemudian naik taksi ke York Hotel tempat kami menginap selama 3 hari 2 malam. Untuk 9 orang, kami menyewa 2 Superior Room (1 dengan Queen Bed, 1 dengan 2 Twin Beds) dan 1 Deluxe Family Room (dengan 1 Queen Bed dan 2 Twin Beds). Kalau kalian mau lihat seperti apa kamar-kamarnya bisa cek di situsnya di sini. Menurut saya York Hotel ini nyaman sekali. Kamarnya sesuai dengan yang ditampilkan di situs, interior hotelnya nyaman di mata, menu sarapannya enak dan setiap hari ada yang berbeda, koneksi Wi-Fi lancar, dan karyawannya ramah-ramah serta sangat membantu. Selama menginap di sini, kami sama sekali tidak mengalami masalah apa pun. Kalau mau reservasi kamar, York Hotel sudah terdaftar di berbagai situs seperti Traveloka ataupun tiket.com.

Singapore_Day_1_Changi_Airport_York_Hotel_Marina_Bay_Sands.jpg
Singapore_Day_1_Changi_Airport_York_Hotel_Marina_Bay_Sands.jpg
Singapore_Day_1_Changi_Airport_York_Hotel_Marina_Bay_Sands.jpg
Singapore_Day_1_Changi_Airport_York_Hotel_Marina_Bay_Sands.jpg
Singapore_Day_1_Changi_Airport_York_Hotel_Marina_Bay_Sands.jpg
Singapore_Day_1_Changi_Airport_York_Hotel_Marina_Bay_Sands.jpg
Singapore_Day_1_Changi_Airport_York_Hotel_Marina_Bay_Sands.jpg
Singapore_Day_1_Changi_Airport_York_Hotel_Marina_Bay_Sands.jpg
Singapore_Day_1_Changi_Airport_York_Hotel_Marina_Bay_Sands.jpg
Singapore_Day_1_Changi_Airport_York_Hotel_Marina_Bay_Sands.jpg
Singapore_Day_1_Changi_Airport_York_Hotel_Marina_Bay_Sands.jpg

Kami nggak berlama-lama di hotel, hanya check in, meletakkan koper-koper dan leyeh-leyeh sebentar. Setelah itu, kami mulai jalan-jalan, deh! Tujuan di hari pertama adalah ke Marina Bay Sands. Dari York Hotel, kami jalan kaki menuju Paragon Shopping Centre Orchard kemudian ke 313 Somerset untuk naik MRT dari sana. Dari Somerset ke Marina Bay Sands, biaya MRT-nya adalah 2 dolar Singapura per orang dengan waktu perjalanan sekitar 15 menit. Selama ini Snow selalu ingin naik kereta, ternyata akhirnya ia kesampaian naik MRT di Singapura. Anaknya senang banget!

Singapore_Day_1_Changi_Airport_York_Hotel_Marina_Bay_Sands.jpg
Singapore_Day_1_Changi_Airport_York_Hotel_Marina_Bay_Sands.jpg
Singapore_Day_1_Changi_Airport_York_Hotel_Marina_Bay_Sands.jpg

Sampai di Marina Bay Sands, yang pertama kali kami lakukan adalah Sampan Rides. Hahaha! Sebenarnya ini kegiatan lucu-lucuan untuk menghibur Snow dan Asa saja. Kalau biasanya ke mal di Jakarta mereka suka naik kereta mainan, di Marina Bay Sands mereka bisa naik sampan. Nggak semua anggota keluarga ikutan naik, saya dan adik ipar saya, Ninis (yang sudah berangkat duluan ke Singpura dan janjian dengan kami di sana) hanya menemani bocah-bocah. Untuk naik sampan ini biayanya 10 dolar Singapura per orang. Menurut saya mahal sih, tapi sekali saja untuk menghibur anak-anak tidak apa-apa.

Singapore_Day_1_Changi_Airport_York_Hotel_Marina_Bay_Sands.jpg
Singapore_Day_1_Changi_Airport_York_Hotel_Marina_Bay_Sands.jpg
Singapore_Day_1_Changi_Airport_York_Hotel_Marina_Bay_Sands.jpg
Singapore_Day_1_Changi_Airport_York_Hotel_Marina_Bay_Sands.jpg
Singapore_Day_1_Changi_Airport_York_Hotel_Marina_Bay_Sands.jpg

Setelah naik perahu kami makan di food court Marina Bay Sands yang pilihan makanannya banyak banget dan enak-enak! Bawa 10 dolar Singapura per orang sudah dapat porsi makanan yang super mengenyangkan. Sayang saya lupa foto food court ataupun makanannya karena sudah kelaparan. Hahaha! Nah, di depan food court ada atraksi Digital Light Canvas. Walaupun untuk orang dewasa atraksi ini akan terlihat biasa saja, yang menghibur bagi saya adalah reaksi Snow ketika ia berlari-lari di atas lantai yang berupa layar digital yang menampilkan ikan-ikan yang bergerak sesuai langkah kaki di atas layar tersebut. Untuk menikmati atraksi ini, biayanya adalah 5 dolar Singapura per orang.

Singapore_Day_1_Changi_Airport_York_Hotel_Marina_Bay_Sands.jpg
Singapore_Day_1_Changi_Airport_York_Hotel_Marina_Bay_Sands.jpg
Singapore_Day_1_Changi_Airport_York_Hotel_Marina_Bay_Sands.jpg
Singapore_Day_1_Changi_Airport_York_Hotel_Marina_Bay_Sands.jpg

Setelah semua kenyang, puas cuci mata dan belanja (kalau mau tahu daftar brand yang ada tokonya di Marina Bay Sands lihat di sini), kami duduk-duduk di area outdoor Marina Bay Sands untuk menikmati pemandangan sekitar dan udara segar. Sore itu ramai sekali di area outdoor tersebut, karena sedang ada latihan perayaan hari kemerdekaan Singapura untuk tanggal 9 Agustus. Kalau kalian lihat baik-baik, di foto di bawah ini, terlihat titik-titik merah putih di bagian kanan itu sebenarnya adalah kumpulan orang-orang yang turut serta meramaikan latihan perayaan kemerdekaan. Banyak banget, kan? Sudah berjejer pula orang dengan kamera dan tripod untuk menangkap momen latihan tersebut yang dimeriahkan dengan pertunjukan pesawat jet, helikopter, tank serta kembang api.

Singapore_Day_1_Changi_Airport_York_Hotel_Marina_Bay_Sands.jpg
Singapore_Day_1_Changi_Airport_York_Hotel_Marina_Bay_Sands.jpg
Singapore_Day_1_Changi_Airport_York_Hotel_Marina_Bay_Sands.jpg
Singapore_Day_1_Changi_Airport_York_Hotel_Marina_Bay_Sands.jpg
Singapore_Day_1_Changi_Airport_York_Hotel_Marina_Bay_Sands.jpg
Singapore_Day_1_Changi_Airport_York_Hotel_Marina_Bay_Sands.jpg
Singapore_Day_1_Changi_Airport_York_Hotel_Marina_Bay_Sands.jpg

Ketika beberapa tank menembak ke udara dan pesawat-pesawat jet beterbangan, Snow sempat terkejut mendengar bunyinya dan kemudian menangis. Kasihan tapi gemas juga lihatnya! Hihihi...

Dari Marina Bay Sands, kami memutuskan untuk pulang kembali ke York Hotel naik MRT lagi. Kami sengaja pulang lebih cepat karena ingin menyimpan energi untuk keesokannya ke Universal Studios Singapore.

Singapore_Day_1_Changi_Airport_York_Hotel_Marina_Bay_Sands.jpg
Singapore_Day_1_Changi_Airport_York_Hotel_Marina_Bay_Sands.jpg
Singapore_Day_1_Marina_Bay_Sands_York_Hotel_Changi.jpg
Singapore_Day_1_Changi_Airport_York_Hotel_Marina_Bay_Sands.jpg
Singapore_Day_1_Changi_Airport_York_Hotel_Marina_Bay_Sands.jpg

Sebenarnya di Marina Bay Sands masih banyak sekali hiburan yang bisa dieksplorasi, ada SkyPark dengan kolam renang tanpa batas, Spectra yang merupakan pertunjukkan air mancur dan lampu, Sands Theater dengan pertunjukan pentas ala Broadway, dan ada ArtScience Museum. Kalau kalian ingin tahu lengkapnya apa saja yang dapat dieksplor di Marina Bay Sands dan biayanya berapa, bisa cek di siniAnyway, ada pilihan lain juga kalau kalian malas ke Marina Bay Sands yang suasananya seperti mal atau hotel dan lebih ingin main-main di tempat yang hijau-hijau alias taman. Kalian bisa ke Singapore Botanic Gardens dan di sana ada tempat bermain untuk anak yang namanya Jacob Ballas Children's Garden yang direkomendasikan oleh teman saya Glenn Prasetya. Saya sendiri dulu pernah ke Singapore Botanic Gardens tapi belum pernah ke Jacob Ballas Children's Garden tersebut, makanya tertarik juga untuk ke sana kalau kembali ke Singapura dengan Mono dan Snow.

Apakah kalian sudah pernah mengunjungi semua tempat ini? Berbagi cerita tentang pengalaman kalian di sini, dong! Pasti akan membantu teman-teman yang mencari informasi tempat wisata di Singapura.

OUR SHORT GETAWAY TO BALI - PART V: CHILLIN' ON THE BEACH

Menulis judul post ini saja bikin saya kangen momen pertama kali kami bertiga ke pantai. Sebenarnya sebelumnya kami sudah dua kali ke pantai dengan Snow, tapi yang pertama bareng sama keluarga besar sehingga suasananya lebih heboh dan yang kedua kali Snow belum terlalu kuat memorinya maupun kemampuan komunikasinya sehingga yang ketiga kali ini terasa seperti pertama kali membawa Snow ke pantai. Melihat Snow sangat bersemangat, kekagumannya, dan mungkin karena private beach Alila Seminyak yang luas, bersih, nggak terlalu ramai, didukung desir ombak, langit dan awan yang terlihat begitu syahdu sore itu. 

Alila_Seminyak_Beach.jpg

Sesungguhnya nggak terlalu banyak cerita dari sesi bermain kami di pantai. Kami benar-benar cuma duduk-duduk, ngobrol, dan membantu Snow mencari pecahan-pecahan kerang. Bocahnya ternyata nggak mau berenang di pantai gara-gara pas baru jalan ke arah pantai, Snow sempat terdorong ombak sampai jatuh ke pasir. Hahaha! Mungkin suatu hari kalau sudah agak lupa kejadian itu atau ketika sudah lebih besar dan berani, dia nanti mau berenang di pantai.

Alila_Seminyak_Beach.jpg
Alila_Seminyak_Beach.jpg
Alila_Seminyak_Beach.jpg
Alila_Seminyak_Beach.jpg
Alila_Seminyak_Beach.jpg
Alila_Seminyak_Beach.jpg

Nikmat banget ya, cuma duduk di pantai sore-sore sambil melihat apapun yang ada di depan mata. Anjing-anjing yang sedang diajak jalan-jalan, helikopter yang terlihat begitu kecil di langit penuh awan, ekspresi wajah Snow yang kesilauan saat menunjuk helikopter tersebut, serta kepiting-kepiting kecil yang meninggalkan jejak bola-bola pasir kemudian buru-buru masuk ke dalam lubang.

Alila_Seminyak_Beach.jpg
Alila_Seminyak_Beach.jpg
Alila_Seminyak_Beach.jpg
Alila_Seminyak_Beach.jpg
P1130867.jpg
Alila_Seminyak_Beach.jpg
Alila_Seminyak_Beach.jpg
Alila_Seminyak_Beach.jpg

Dan tentunya, senyum lebar Snow yang memperlihatkan kepuasannya akan kumpulan pecahan kerang yang ditemukannya dan dapat ia bawa pulang dengan kantong kecil yang sebenarnya adalah topi saya. Hihihi! Apa memori terindah kalian saat mengajak anak ke pantai? Cerita, dong!

Alila_Seminyak_Beach.jpg
Alila_Seminyak_Beach.jpg
Alila_Seminyak_Beach.jpg

OUR SHORT GETAWAY TO BALI - PART III: POOL TIME AT ALILA SEMINYAK

Melanjutkan cerita pada post saya yang terakhir, setelah saya scenic cycling, saya janji sama Snow mau berenang bareng. Ngomong-ngomong soal berenang, kolam renang di Alila Seminyak itu banyak banget - kalau nggak salah ada 5. Salah satunya terletak persis di depan kamar kami. Karena waktu kami menginap itu saat hari kerja, jadi hotelnya lagi lumayan sepi, sehingga kolam renangnya pun jadi serasa milik sendiri - yang berenang cuma saya, Snow, serta Sara Robert dan Sarah Ayu yang juga sedang mengikuti rangkaian acara IZIPIZI.

P11s30669.jpg

Saya pernah menulis di post Instagram bahwa salah satu hal yang saya perhatikan saat memilih hotel tempat menginap itu adalah desain lansekapnya, termasuk pilihan tanaman hiasnya. Hahaha! Kalau tanaman hiasnya nggak terawat, nggak ditata dengan cantik, rasanya jadi merusak pemandangan dan bukannya bikin santai malah bikin saya gemas lihatnya. Saya suka banget lihat tanaman hias di Alila, termasuk yang di sekitar kolam renang ini. Cantik, nyaman dipandang, bikin betah berenang lama-lama.

Selain itu, kolam renang yang terawat dan bersih juga jadi perhatian saya. Coba bayangkan kalau kolam renang airnya keruh, banyak daun mengambang, airnya bau. Pasti bikin malas berenang!  Hotel bintang 5 bukan jaminan kolam bersih, lho... Tapi senangnya, di Alila Seminyak, kolam renangnya terawat dan bersih sekali. Kolam yang di depan kamar kami ini juga 'ramah' untuk anak-anak, karena ada bagian yang tidak dalam, sehingga Snow masih bisa jalan-jalan di bagian tersebut.

Pool_Time_Alila_Seminyak.jpg
Pool_Time_Alila_Seminyak.jpg
Pool_Time_Alila_Seminyak.jpg

Meskipun kolamnya ada bagian yang tidak dalam dan saya menemani Snow berenang, Snow tetap saya pakaikan pelampung untuk keamanannya. Plus, supaya saya nggak terlalu lelah gendong-gendong Snow di kolam renang. Saya sempat dapat banyak pertanyaan mengenai pelampung Snow waktu saya mengunduh foto Snow mengenakannya di Instagram. Pelampungnya Snow yang berbentuk swim jacket ini merknya Konfidence, dibelikan mertua saya dari Birds & Bees Baby. Snow juga punya baju renang dari merk ini dengan pelampung yang sudah dimasukkan pada baju renangnya - waktu itu saya dihadiahkan oleh Birds & Bess Baby juga, tapi saya lebih merekomendasikan yang bentuk swim jacket, periode pemakaiannya bisa lebih lama dibanding yang bentuknya baju renang - yang akan lebih cepat tidak muat di tubuh Snow begitu ia membesar. Saya juga lebih suka warna dan desain pelampung yang model swim jacket ini, dengan ritsleting depan dan velcro strap untuk menjaga agar ritsletingnya tidak terbuka. Bahannya neoprene dan soft Lycra yang lembut, nyaman, lebih memberikan rasa hangat sekaligus 100% memberikan perlindungan dari sinar UV pada area yang menutupi tubuh. Warna kuning terang pada bagian belakangnya membantu supaya anak lebih eyecatchy ketika sedang bermain, jadi nggak gampang hilang dari pengawasan orangtua. Bentuk swim jacket tanpa lengan ini juga memudahkan Snow menggerakkan lengannya untuk belajar berenang dibanding menggunakan pelampung di lengan. Berkat pelampung ini, saya juga jadi nggak deg-degan kalau Snow heboh terjun-terjun ke kolam renang.

Pool_Time_Alila_Seminyak.jpg
Pool_Time_Alila_Seminyak.jpg
Pool_Time_Alila_Seminyak.jpg
Pool_Time_Alila_Seminyak.jpg

Selama berenang, Snow kelihatan semangat banget. Semangatnya jadi berlipat-lipat ganda karena ada Sara dan Sarah yang mengajaknya main di kolam renang. Snow heboh tertawa cekikikan, memanggil-manggil Sara, Sarah dan saya, meminta kami mengikuti gerakannya, melihat di lompat ke kolam dan sebagainya. Kami beruntung Sara dan Sarah senang main sama anak kecil, jadi momen berenang kami jadi lebih menyenangkan. Sayang, Sarah nggak sempat saya foto di sini, tapi yang memotret foto saya berdua dengan Snow ini Sarah, lho... We truly had a fun time at the pool that day. Habis berenang, kami siap-siap ke pantai, deh!

Pool_Time_Alila_Seminyak.jpg
Pool_Time_Alila_Seminyak.jpg
Pool_Time_Alila_Seminyak.jpg
Pool_Time_Alila_Seminyak.jpg
Pool_Time_Alila_Seminyak.jpg
Pool_Time_Alila_Seminyak.jpg
Pool_Time_Alila_Seminyak.jpg

SHOP HERE

OUR SHORT GETAWAY TO BALI - PART II: MORNING SCENIC CYCLING IN BALI WITH IZIPIZI

One of the most interesting things I get to do when I was in Bali with IZIPIZI was the morning scenic cycling. Saya sudah beberapa kali ke Bali, tapi ini pertama kalinya saya bersepeda di sana. Serunya, rute bersepedanya sudah ditentukan sedemikian rupa sehingga jalan yang kami lewati adalah jalan dengan pemandangan yang sangat indah. Kalian sudah pernah belum scenic cycling di Bali? Kalau belum, kalian harus coba paling tidak satu kali! Supaya terbayang seperti apa kira-kira scenic cycling itu dan tahu apa saja yang harus kalian perhatikan kalau akan melakukannya, di sini saya berbagi cerita saya mengenai pengalaman scenic cycling saya.

Cycling_In_Bali_With_IZIPIZI.jpg

Kalau soal waktu untuk scenic cycling, the earlier, the better! Di pagi hari, belum banyak mobil lewat, jadi akan lebih aman dan nyaman untuk kalian bersepeda. Percaya deh, kalau kalian nggak terbiasa bersepeda seperti saya, kalian pasti bakal kagok mengendarai sepeda dan akan lebih baik jika jalanan sepi ketika kalian sedang berusaha menguasai sepeda yang bukan milik kalian, jadi mungkin saja tempat duduk sepedanya terlalu tinggi, remnya ternyata kurang peka dan sebagainya. Itu yang terjadi pada saya, karena saya paling terakhir memilih sepeda. Nah, untuk menghindari masalah seperti ini, memang sebaiknya kalian minta ke pihak yang menyewakan sepeda, sepeda yang ukurannya cocok untuk kalian dan lakukan uji coba mengendarai dulu sebelum benar-benar scenic cycling. Namun, meskipun sudah mendapat sepeda yang nyaman, jalanan pagi yang sepi tetap lebih menyenangkan untuk dilewati ketika scenic cycling dibanding dengan jalan yang banyak dilewati mobil - karena sebentar-sebentar kalian harus berhati-hati terhadap mobil yang lewat.

Cycling_In_Bali_With_IZIPIZI.jpg
Cycling_In_Bali_With_IZIPIZI.jpg

Mengenai kostum, kalian tidak wajib mengenakan pakaian olahraga kok, tapi pastikan pakaian kalian nyaman untuk bersepeda. Meskipun di sini saya mengenakan terusan rok, tapi saya juga mengenakan celana pendek sehingga saya nggak perlu takut jika rok saya tersibak saat mengendarai sepeda. 

Cycling_In_Bali_With_IZIPIZI.jpg

Jika kalian ingin memotret atau merekam video pemandangan yang kalian lewati, JANGAN PERNAH melakukannya sambil mengendarai sepeda. Salah satu peserta scenic cycling IZIPIZI mencoba melakukan hal ini dan ia jatuh dari sepeda. Untung cuma luka-luka ringan, nggak sampai jatuh ke jurang - karena kami sempat melewati jurang saat bersepeda hari itu. Supaya aman, sebaiknya kalian berhenti dulu mengendarai sepeda, baru memotret atau merekam video. 

Ngomong-ngomong soal pemandangan, berikut momen-momen yang saya abadikan ketika akhirnya kami sudah sampai di tujuan bersepeda, yaitu sebuah pura di daerah Badung. By the way, kami nggak masuk ke pura tersebut, cuma piknik ala-ala di dekatnya sambil menikmati pemandangan di sekitar. Makanannya dibawakan oleh pihak Hotel Alila, tempat kami menginap selama acara. Nah, kalau kalian takut habis bersepeda bakal haus dan lapar, boleh banget bawa bekal minuman dan makanan di tas. Ingat, tasnya yang gampang dibawa bersepeda juga, ya...

Cycling_In_Bali_With_IZIPIZI.jpg
Cycling_In_Bali_With_IZIPIZI.jpg
Cycling_In_Bali_With_IZIPIZI.jpg
Cycling_In_Bali_With_IZIPIZI.jpg
Cycling_In_Bali_With_IZIPIZI.jpg
Cycling_In_Bali_With_IZIPIZI.jpg
Cycling_In_Bali_With_IZIPIZI.jpg
Cycling_In_Bali_With_IZIPIZI.jpg
Cycling_In_Bali_With_IZIPIZI.jpg
Cycling_In_Bali_With_IZIPIZI.jpg
Cycling_In_Bali_With_IZIPIZI.jpg
Cycling_In_Bali_With_IZIPIZI.jpg
Cycling_In_Bali_With_IZIPIZI.jpg
Cycling_In_Bali_With_IZIPIZI.jpg
Cycling_In_Bali_With_IZIPIZI.jpg
Cycling_In_Bali_With_IZIPIZI.jpg

Last but not least, jangan lupa lindungi diri kalian dari sinar matahari yang menyengat sepanjang bersepeda. Pakai lotion dengan SPF, dan kacamata hitam IZIPIZI #SUN. Kenapa IZIPIZI #SUN? Karena, nggak semua kacamata hitam dapat memberikan proteksi yang tepat dari matahari untuk mata kalian. Saya suka banget IZIPIZI #SUN yang mengkombinasikan proteksi optimum (kategori 3, 100% UV), desain yang stylish untuk wanita maupun pria (bahkan ada yang untuk bayi dan anak-anak!), warna-warnanya gemas banget dan bingkainya super nyaman karena terbuat dari bahan yang fleksibel dengan rubber finishing. Beberapa model juga tersedia dengan lensa minus. 

Cycling_In_Bali_With_IZIPIZI.jpg
Cycling_In_Bali_With_IZIPIZI.jpg
Cycling_In_Bali_With_IZIPIZI.jpg

So, that was the story of my morning scenic cycling experience. Semoga kalian suka ceritanya dan saran saya berguna bagi kalian. Senangnya, habis bersepeda saya kembali ke kamar di Hotel Alila menemukan Mono dan Snow sudah bangun. Dan yang terpenting, Snow bangun dengan mood yang bagus, karena hari itu saya berencana mengajak Snow berenang dan main ke pantai. Will tell you about our fun pool and beach time on my next postsThank you for reading and see you again!

Cycling_In_Bali_With_IZIPIZI.jpg
Cycling_In_Bali_With_IZIPIZI.jpg

OUR SHORT GETAWAY TO BALI - PART I

Bulan April lalu, saya diundang oleh In Alphabetical Order, distributor resmi IZIPIZI untuk hadir di acara mereka di Bali. Bagi kalian yang belum tahu, IZIPIZI itu adalah brand kacamata asal Perancis yang sudah masuk Indonesia - tepatnya Jakarta, Bandung dan Bali - sejak Juli 2017. Nah, waktu itu, saya pikir-pikir seru juga kalau ajak Mono dan Snow ikut karena kebetulan saya dibukakan kamar di Alila Seminyak selama 3 hari 2 malam dan ternyata saya lumayan mendapat free time yang banyak di sana, jadi masih bisa menghabiskan waktu lama dengan mereka meskipun ada beberapa aktivitas yang harus saya ikuti dari IZIPIZI.

IZIPIZI_Alila_Seminyak_Cinta_Ruhama.jpg

Long story short, kami berangkat ke Bali. Perjalanan dari Jakarta ke Bali sangat lancar. Snow sama sekali nggak rewel di pesawat, malah dia sangat excited bisa naik pesawat. Walaupun sebenarnya ini sudah ke sekian kali untuknya, tapi karena memorinya pas umur 2 tahun belum terlalu kuat, bagi Snow ini seperti pengalaman yang pertama. She sat like a really good girl during our flight. Selama dua jam perjalanan, Snow sibuk bermain dengan activity book yand saya bawakan untuknya dan kemudian minta nonton film kartun Coco. Pas disediakan makanan pun Snow menyantapnya dengan lahap. Mono benar-benar helpful selama perjalanan, setiap Snow minta ini-itu Mono langsung membantu. Bahkan, dia yang menyuapi Snow makan. Senang, deh!

Sampai Bali, kami dijemput oleh panitia In Alphabetical Order dan di jalan dari bandara ke hotel, Snow tidur nyenyak. Then we checked into our room. Saya nggak punya waktu banyak, karena 1 jam setelah check in sudah harus mengikuti aktivitas pertama bersama peserta acara IZIPIZI lainnya. So I got ready and went to dinner, sementara Mono dan Snow leyeh-leyeh di kamar, menunggu teman kami yang tinggal di Bali untuk makan malam bareng mereka.

IZIPIZI_Alila_Seminyak_Cinta_Ruhama.jpg
IZIPIZI_Alila_Seminyak_Cinta_Ruhama.jpg
IZIPIZI_Alila_Seminyak_Cinta_Ruhama.jpg

Untuk acara makan malam di Sea Salt bersama IZIPIZI, saya memilih untuk mengenakan atasan batik panjang Sejauh Mata Memandang yang sudah lama saya miliki, celana panjang bermodel lebar dari Pomelo, anting Young Frankk, serta tas kecil dan sepatu anyam dari Zara.

IZIPIZI_Alila_Seminyak_Cinta_Ruhama.jpg

The dinner at Sea Salt was so good - starting from the appetizer to the dessert! Lupa, sih, makan apa saja lengkapnya, tapi semuanya enak. Tapi yang paling membekas di lidah saya itu si makanan pembuka berupa rujak semangka dengan bumbu rempah-rempah yang rasanya sangat unik, saladnya yang sangat fresh, dan makanan pencuci mulut yang warna hijau-hijau di foto di bawah ini. Sekali lagi lupa itu apa, yang pasti ada merengue, krim matcha dan es krimnya. ENAK!

IZIPIZI_Alila_Seminyak_Cinta_Ruhama.jpg
IZIPIZI_Alila_Seminyak_Cinta_Ruhama.jpg
IZIPIZI_Alila_Seminyak_Cinta_Ruhama.jpg
IZIPIZI_Alila_Seminyak_Cinta_Ruhama.jpg
IZIPIZI_Alila_Seminyak_Cinta_Ruhama.jpg

WhoopsDid I forgot to mention that my sister was also invited to the event? Iya! Seru banget, kan... Bisa ikutan acara IZIPIZI ini di Bali bareng kakak saya juga. Sebelum kembali ke kamar untuk istirahat, saya sempat memotret kakak saya, Ykha dengan Snow. Di foto ini, Snow nggak tahu kalau Ykha lagi di belakangnya - dia pikir dia lagi foto sendiri. Hahaha! Lihat, tuh, gaya centilnya Snow...

IZIPIZI_Alila_Seminyak_Cinta_Ruhama.jpg

Malam itu saya mengatakan ke Snow, "Snow, malam ini cepat tidur, ya... Supaya Snow energinya banyak untuk besok, soalnya besok kita mau berenang dan main ke pantai." Snow melotot dan tersenyum lebar sambil memandang saya. "Yeay, pantai, pantai!" serunya kegirangan. And then she slept so well through the night. Will continue the story of our short getaway to Bali and of course more about IZIPIZI very, very soon. Keep checking my blog!

IZIPIZI_Alila_Seminyak_Cinta_Ruhama.jpg

STEPHEN STEFANOU'S FLORAL ART INSTALLATION AT MGM MACAO

Stephen who? Stephen Stefanou! Never heard of him? That's okay. I, too, just found out all about him when I was writing this blog post. I googled to find out who designed this crazy beautiful floral installation at MGM Macao which my tour guide said changes every few months. Yes, you heard that right. So amazing, isn't it?

Stephen Stefanou is from Venue Arts which makes mindblowing art installations at iconic places, such as those giant Christmas ornaments at Rockefeller Center in New York City that made a cameo in the movie New Year's Eve, PS, I Love You and A Very Harold & Kumar 3D Christmas.

Thanks to Air Asia for bringing me here, so I can take these beautiful pics of Stephen Stefanou's artwork to show to all of you. Enjoy!

CLICK HERE TO GET DIRECTIONS TO MGM MACA0

Stephen_Stefanou_MGM_Macao.jpg
Stephen_Stefanaou_MGM_Macau.jpg
Stephen_Stefanaou_MGM_Macau.jpg
Stephen_Stefanou_MGM_Macao.jpg
Stephen_Stefanou_MGM_Macao.jpg
Stephen_Stefanou_MGM_Macao.jpg
Stephen_Stefanou_MGM_Macao.jpg
Stephen_Stefanou_MGM_Macao.jpg
Stephen_Stefanou_MGM_Macao.jpg

TAIPA VILLAGE & CAFÉ LITORAL

Connecting my Macao trip story, after visiting Macau Tower, we went to Cafe Litoral which is located in Taipa Village. Taipa Village is one of the popular areas in Macau, you can check all about it on Trip Advisor. It was reviewed there that this area has so many good food and restaurants, so if you're a food lover this is the right place to visit when in Macau.

Cafe_Litoral_Macao_Taipa_Village.jpg

Just a little time spent strolling a small part of Taipa Village, I knew it could be my favorite of Macau. It's more quiet and calm compared to the city. And the corners looked so interesting. It's too bad I only get to go to Cafe Litoral, however we had a crazy delicious feast there. You just have to eat there when you're in Macau. Everything - from African Chicken to Plate of Clams - was tongue spoiling, but I have to tell you, the steak was heavenly! I read a few reviews which said the service sucks there, but we had no problem when we were visiting. Things were A-okay.

Cafe_Litoral_Macao_Taipa_Village.jpgt
Cafe_Litoral_Macao_Taipa_Village.jpg
Cafe_Litoral_Macao_Taipa_Village.jpg
Cafe_Litoral_Macao_Taipa_Village.jpg
Cafe_Litoral_Macao_Taipa_Village.jpg
Cafe_Litoral_Macao_Taipa_Village.jpg
Cafe_Litoral_Macao_Taipa_Village.jpg
Cafe_Litoral_Macao_Taipa_Village.jpg
Cafe_Litoral_Macao_Taipa_Village.jpg
Cafe_Litoral_Macao_Taipa_Village.jpg

A picture in front of the restaurant is a mandatory. I love how the wall is full greens.

Cafe_Litoral_Macao_Taipa_Village.jpg

Before the bus took us away to the next place in Macau, I took a few shots, including this one with  a restaurant employee staring at us getting into the bus. He looked kinda cool with his unform, jeans and red sneakers. I took his picture and then waved at him randomly. He smiled.

Cafe_Litoral_Macao_Taipa_Village.jpg
Cafe_Litoral_Macao_Taipa_Village.jpg
Macao_Taipa_Village.jpg
Cafe_Litoral_Macao_Taipa_Village.jpg
Cafe_Litoral_Macao_Taipa_Village.jpg
Cafe_Litoral_Macao_Taipa_Village.jpg

Macau is a beautiful place to visit, I fell in love with the color tones of this region. Yes, the weather is damn hot and humid, but since everywhere is so clean, it's fun to explore. But always, always apply your sunblock again and again when you're there, because the UVA and UVB from the rays of the sun are really bad for your skin. And wearing sunglasses will help you a lot.

What else do you wanna know about Taipa Village? I'll try to answer. Have you been here? Share you story! I'll see you on my next post. I still have a lot to share from my Macau trip, but I also have some beauty related stuff I want to share soon. Which should I share first, more Macau or beauty stuff? Please let me know! :D

MACAU TOWER

If you're following my Instagram, you would already know by now that I just came home from my trip to Macau. I'm so happy that I have so many pics to share with all you on my blog. These first pics I'm sharing are from my visit to Macau Tower. Enjoy!

Macao_Tower_Travel.jpg
Macao_Tower_Travel.jpg

The view from Macau Tower which is 338 metres high is definitely amazing. I took a lot of photos of it from different angles from the tower. Seeing the view from all the way up there made me feel like a giant looking down but at the same time it also made me feel really small, looking at such a big, big world, and this is just Macau.

Macao_Tower_Travel.jpg
Macao_Tower_Travel.jpg
Macao_Tower_Travel.jpg
Macao_Tower_Travel.jpg
Macao_Tower_Travel.jpg
Macao_Tower_Travel.jpg
IMG_0149blog.jpg
Macao_Tower_Travel.jpg

Enjoying the view is just one of the exciting things you can do at Macau Tower, there are others like bungy jump, skyjump, skywalk, tower climb, dining experience and well, more. You can check the complete information - including the prices - on Macau Tower website. Pictured below the activity skywalk which means strolling around the outer perimeter that encircles the tower, 233 metres high from the ground. Can't imagine myself doing it. The beautiful view is enough for me, thank you!

What about you, would you do the skywalk or even bungy jump from Macau Tower? Is Macau Tower the kind of place you'd love to visit when traveling? Or maybe you've been there before? Tell me your side of the story, please!

Macao_Tower_Travel.jpg
IMG_0169 copy.jpg
Macao_Tower_Travel.jpg
Macao_Tower_Travel.jpg