FAMILY PLACE

TEMBOK MERAH JAMBU RM DEMANGAN YOGYAKARTA

Hari ini lagi kangen sama Yogya. Jadi deh, lihat-lihat foto pas ke Yogyakarta bareng sama NYX Indonesia di awal bulan September. Setelah bertahun-tahun, akhirnya kembali juga saya ke kota yang ‘ngemong’ ini. Hahaha! Itu yang saya rasakan kalau jalan-jalan ke Yogya, seperti sedang dimanja dengan suasananya yang tenang. Dan meskipun cuacanya panas, rasanya nggak bikin emosi seperti di Jakarta.

Waktu itu, tempat pertama yang kami datangi begitu sampai di Yogya adalah RM Demangan. Restoran ini sebenarnya milik teman saya, Epoy (panggilan saya untuk Claradevi Handriatmadja) dan suaminya Gempa. Tempatnya cantik sekali! Bikin betah berlama-lama di sana, sekadar bengong minum teh atau kopi, atau terus-menerus pesan makanan sampai kenyang.

Saya itu kalau datang ke tempat yang menyenangkan seperti RM Demangan ini, rasanya ingin mengingat setiap sudutnya. Makanya post kali ini, fotonya buanyaaak… banget! Habisnya saya suka sekali dengan suasana di sana. Meskipun ramai, tapi terasa menenangkan. Banyak tanaman hijau. Pajangan pot cantik. Meja dan kursinya mengundang untuk diduduki sepanjang hari. Dan tembok merah jambunya, sungguh saya cinta.

Saya nggak banyak mencoba makanan di sana. Bahkan nggak ingat nama menu yang saya pilih, tapi isinya itu nasi, perkedel jagung, ayam bakar, lengkap dengan sup, plus teh hangat manis. Lalu ada makanan penutupnya berupa puding stroberi. Enak semua. Tapi kalau kalian ingin tahu lebih banyak menu yang direkomendasikan di RM Demangan, tinggal cari di Google pasti kalian akan menemukannya. Yang pasti, kalau ke Yogya, wajib ke sini!

RM_Demangan_Yogyakarta.jpg
RM_Demangan_Yogyakarta.jpg
RM_Demangan_Yogyakarta.jpg
RM_Demangan_Yogyakarta.jpg
RM_Demangan_Yogyakarta.jpg
RM_Demangan_Yogyakarta.jpg
RM_Demangan_Yogyakarta.jpg
RM_Demangan_Yogyakarta.jpg
RM_Demangan_Yogyakarta.jpg
RM_Demangan_Yogyakarta.jpg
RM_Demangan_Yogyakarta.jpg
RM_Demangan_Yogyakarta.jpg
RM_Demangan_Yogyakarta.jpg
RM_Demangan_Yogyakarta.jpg
RM_Demangan_Yogyakarta.jpg
RM_Demangan_Yogyakarta.jpg
RM_Demangan_Yogyakarta.jpg
RM_Demangan_Yogyakarta.jpg
RM_Demangan_Yogyakarta.jpg
RM_Demangan_Yogyakarta.jpg
RM_Demangan_Yogyakarta.jpg
RM_Demangan_Yogyakarta.jpg
RM_Demangan_Yogyakarta.jpg
RM_Demangan_Yogyakarta.jpg
RM_Demangan_Yogyakarta.jpg
RM_Demangan_Yogyakarta.jpg
RM_Demangan_Yogyakarta.jpg
RM_Demangan_Yogyakarta.jpg
RM_Demangan_Yogyakarta.jpg

SINGAPORE DAY 1: CHANGI - YORK HOTEL - MARINA BAY SANDS

Akhir pekan kemarin menyenangkan sekali! Kami sekeluarga besar liburan ke Singapura dengan tujuan utama bawa bocah-bocah alias Snow dan sepupunya, Asa ke Universal Studios Singapore.

Selama sebulan sebelum keberangkatan, hampir setiap hari Snow dan Asa menunjukkan ketidaksabaran mereka. Ada saja tingkah laku Snow, mulai dari berniat tidur di kamar tantenya dengan alasan, "Supaya bangun-bangun langsung di hari kita berangkat ke Singapura!" atau pas dibangunkan untuk mandi sebelum ke sekolah ia malah bertanya, "Kita ke Singapura hari ini, kan?" Hahaha! Saya sampai geleng-geleng kepala. Semuanya karena ia diperlihatkan foto Universal Studios Singapore ketika dijelaskan ke mana tujuan liburan kami.

Akhirnya, setelah menunggu sekian lama, datang juga hari keberangkatan kami ke Singapura. Di Sabtu pagi, kami jalan ke bandara Soekarno-Hatta jam 6.30 untuk naik pesawat jam 8.00. Kami bersembilan berangkat naik 3 taksi Bluebird yang sudah dipesan sejak malam hari, sedangkan untuk pesawatnya kami memilih Lion Air. Sempat ragu pas dengar cerita-cerita penumpang pesawat Lion Air penerbangan domestik yang bagasinya dibongkar, tapi untungnya hal tersebut nggak terjadi pada kami.

P1210194.jpg
Singapore_Day_1_Marina_Bay_Sands_York_Hotel.jpg

Kami tiba di Singapura sekitar jam 11 siang, lalu makan siang sebentar di McDonald's di Changi Airport sebelum kemudian naik taksi ke York Hotel tempat kami menginap selama 3 hari 2 malam. Untuk 9 orang, kami menyewa 2 Superior Room (1 dengan Queen Bed, 1 dengan 2 Twin Beds) dan 1 Deluxe Family Room (dengan 1 Queen Bed dan 2 Twin Beds). Kalau kalian mau lihat seperti apa kamar-kamarnya bisa cek di situsnya di sini. Menurut saya York Hotel ini nyaman sekali. Kamarnya sesuai dengan yang ditampilkan di situs, interior hotelnya nyaman di mata, menu sarapannya enak dan setiap hari ada yang berbeda, koneksi Wi-Fi lancar, dan karyawannya ramah-ramah serta sangat membantu. Selama menginap di sini, kami sama sekali tidak mengalami masalah apa pun. Kalau mau reservasi kamar, York Hotel sudah terdaftar di berbagai situs seperti Traveloka ataupun tiket.com.

Singapore_Day_1_Changi_Airport_York_Hotel_Marina_Bay_Sands.jpg
Singapore_Day_1_Changi_Airport_York_Hotel_Marina_Bay_Sands.jpg
Singapore_Day_1_Changi_Airport_York_Hotel_Marina_Bay_Sands.jpg
Singapore_Day_1_Changi_Airport_York_Hotel_Marina_Bay_Sands.jpg
Singapore_Day_1_Changi_Airport_York_Hotel_Marina_Bay_Sands.jpg
Singapore_Day_1_Changi_Airport_York_Hotel_Marina_Bay_Sands.jpg
Singapore_Day_1_Changi_Airport_York_Hotel_Marina_Bay_Sands.jpg
Singapore_Day_1_Changi_Airport_York_Hotel_Marina_Bay_Sands.jpg
Singapore_Day_1_Changi_Airport_York_Hotel_Marina_Bay_Sands.jpg
Singapore_Day_1_Changi_Airport_York_Hotel_Marina_Bay_Sands.jpg
Singapore_Day_1_Changi_Airport_York_Hotel_Marina_Bay_Sands.jpg

Kami nggak berlama-lama di hotel, hanya check in, meletakkan koper-koper dan leyeh-leyeh sebentar. Setelah itu, kami mulai jalan-jalan, deh! Tujuan di hari pertama adalah ke Marina Bay Sands. Dari York Hotel, kami jalan kaki menuju Paragon Shopping Centre Orchard kemudian ke 313 Somerset untuk naik MRT dari sana. Dari Somerset ke Marina Bay Sands, biaya MRT-nya adalah 2 dolar Singapura per orang dengan waktu perjalanan sekitar 15 menit. Selama ini Snow selalu ingin naik kereta, ternyata akhirnya ia kesampaian naik MRT di Singapura. Anaknya senang banget!

Singapore_Day_1_Changi_Airport_York_Hotel_Marina_Bay_Sands.jpg
Singapore_Day_1_Changi_Airport_York_Hotel_Marina_Bay_Sands.jpg
Singapore_Day_1_Changi_Airport_York_Hotel_Marina_Bay_Sands.jpg

Sampai di Marina Bay Sands, yang pertama kali kami lakukan adalah Sampan Rides. Hahaha! Sebenarnya ini kegiatan lucu-lucuan untuk menghibur Snow dan Asa saja. Kalau biasanya ke mal di Jakarta mereka suka naik kereta mainan, di Marina Bay Sands mereka bisa naik sampan. Nggak semua anggota keluarga ikutan naik, saya dan adik ipar saya, Ninis (yang sudah berangkat duluan ke Singpura dan janjian dengan kami di sana) hanya menemani bocah-bocah. Untuk naik sampan ini biayanya 10 dolar Singapura per orang. Menurut saya mahal sih, tapi sekali saja untuk menghibur anak-anak tidak apa-apa.

Singapore_Day_1_Changi_Airport_York_Hotel_Marina_Bay_Sands.jpg
Singapore_Day_1_Changi_Airport_York_Hotel_Marina_Bay_Sands.jpg
Singapore_Day_1_Changi_Airport_York_Hotel_Marina_Bay_Sands.jpg
Singapore_Day_1_Changi_Airport_York_Hotel_Marina_Bay_Sands.jpg
Singapore_Day_1_Changi_Airport_York_Hotel_Marina_Bay_Sands.jpg

Setelah naik perahu kami makan di food court Marina Bay Sands yang pilihan makanannya banyak banget dan enak-enak! Bawa 10 dolar Singapura per orang sudah dapat porsi makanan yang super mengenyangkan. Sayang saya lupa foto food court ataupun makanannya karena sudah kelaparan. Hahaha! Nah, di depan food court ada atraksi Digital Light Canvas. Walaupun untuk orang dewasa atraksi ini akan terlihat biasa saja, yang menghibur bagi saya adalah reaksi Snow ketika ia berlari-lari di atas lantai yang berupa layar digital yang menampilkan ikan-ikan yang bergerak sesuai langkah kaki di atas layar tersebut. Untuk menikmati atraksi ini, biayanya adalah 5 dolar Singapura per orang.

Singapore_Day_1_Changi_Airport_York_Hotel_Marina_Bay_Sands.jpg
Singapore_Day_1_Changi_Airport_York_Hotel_Marina_Bay_Sands.jpg
Singapore_Day_1_Changi_Airport_York_Hotel_Marina_Bay_Sands.jpg
Singapore_Day_1_Changi_Airport_York_Hotel_Marina_Bay_Sands.jpg

Setelah semua kenyang, puas cuci mata dan belanja (kalau mau tahu daftar brand yang ada tokonya di Marina Bay Sands lihat di sini), kami duduk-duduk di area outdoor Marina Bay Sands untuk menikmati pemandangan sekitar dan udara segar. Sore itu ramai sekali di area outdoor tersebut, karena sedang ada latihan perayaan hari kemerdekaan Singapura untuk tanggal 9 Agustus. Kalau kalian lihat baik-baik, di foto di bawah ini, terlihat titik-titik merah putih di bagian kanan itu sebenarnya adalah kumpulan orang-orang yang turut serta meramaikan latihan perayaan kemerdekaan. Banyak banget, kan? Sudah berjejer pula orang dengan kamera dan tripod untuk menangkap momen latihan tersebut yang dimeriahkan dengan pertunjukan pesawat jet, helikopter, tank serta kembang api.

Singapore_Day_1_Changi_Airport_York_Hotel_Marina_Bay_Sands.jpg
Singapore_Day_1_Changi_Airport_York_Hotel_Marina_Bay_Sands.jpg
Singapore_Day_1_Changi_Airport_York_Hotel_Marina_Bay_Sands.jpg
Singapore_Day_1_Changi_Airport_York_Hotel_Marina_Bay_Sands.jpg
Singapore_Day_1_Changi_Airport_York_Hotel_Marina_Bay_Sands.jpg
Singapore_Day_1_Changi_Airport_York_Hotel_Marina_Bay_Sands.jpg
Singapore_Day_1_Changi_Airport_York_Hotel_Marina_Bay_Sands.jpg

Ketika beberapa tank menembak ke udara dan pesawat-pesawat jet beterbangan, Snow sempat terkejut mendengar bunyinya dan kemudian menangis. Kasihan tapi gemas juga lihatnya! Hihihi...

Dari Marina Bay Sands, kami memutuskan untuk pulang kembali ke York Hotel naik MRT lagi. Kami sengaja pulang lebih cepat karena ingin menyimpan energi untuk keesokannya ke Universal Studios Singapore.

Singapore_Day_1_Changi_Airport_York_Hotel_Marina_Bay_Sands.jpg
Singapore_Day_1_Changi_Airport_York_Hotel_Marina_Bay_Sands.jpg
Singapore_Day_1_Marina_Bay_Sands_York_Hotel_Changi.jpg
Singapore_Day_1_Changi_Airport_York_Hotel_Marina_Bay_Sands.jpg
Singapore_Day_1_Changi_Airport_York_Hotel_Marina_Bay_Sands.jpg

Sebenarnya di Marina Bay Sands masih banyak sekali hiburan yang bisa dieksplorasi, ada SkyPark dengan kolam renang tanpa batas, Spectra yang merupakan pertunjukkan air mancur dan lampu, Sands Theater dengan pertunjukan pentas ala Broadway, dan ada ArtScience Museum. Kalau kalian ingin tahu lengkapnya apa saja yang dapat dieksplor di Marina Bay Sands dan biayanya berapa, bisa cek di siniAnyway, ada pilihan lain juga kalau kalian malas ke Marina Bay Sands yang suasananya seperti mal atau hotel dan lebih ingin main-main di tempat yang hijau-hijau alias taman. Kalian bisa ke Singapore Botanic Gardens dan di sana ada tempat bermain untuk anak yang namanya Jacob Ballas Children's Garden yang direkomendasikan oleh teman saya Glenn Prasetya. Saya sendiri dulu pernah ke Singapore Botanic Gardens tapi belum pernah ke Jacob Ballas Children's Garden tersebut, makanya tertarik juga untuk ke sana kalau kembali ke Singapura dengan Mono dan Snow.

Apakah kalian sudah pernah mengunjungi semua tempat ini? Berbagi cerita tentang pengalaman kalian di sini, dong! Pasti akan membantu teman-teman yang mencari informasi tempat wisata di Singapura.

WINDING DOWN AT MY NEW FAVORITE SPOT, HASEA EATERY

So happy that long weekend is here. Kalian sudah ada rencana pergi ke suatu tempat? Kalau belum, mungkin post saya kali ini dapat menjadi referensi kalian.

Kebetulan dua minggu yang lalu, Mono mengajak saya mencoba tempat makan baru yang merupakan milik temannya, Daniel Adisumarta, di daerah Bintaro - tepatnya Jalan Bintaro Utama JB No.8, Tangerang Selatan. Nama tempatnya adalah HASEA EateryIt's a small, quiet and cozy place, nyaman sebagai tempat kumpul-kumpul bersama keluarga, teman-teman, kencan atau menyendiri sambil browsing atau baca buku. It is truly a hidden gem. Interiornya sederhana, tapi menarik. Dengan permainan lampu yang dipasang dengan panjang kabel yang berbeda-beda, kabel lampu yang dililit pada balok kayu, tanaman hijau di sana-sini, tembok bata putih dan elemen kayu, tempat ini bikin saya betah berlama-lama di sana. I didn't spot a baby chair there, dan lupa tanya apakah tersedia atau tidak karena Snow maunya duduk di kursi orang dewasa, tapi saya mau sampaikan ke Daniel untuk menyediakan satu atau lebih baik lagi dua kursi khusus bayi.

Anyway, the food there is actually goodWhether you're in the mood for comfort food or delicious healthy meal, at HASEA you're in good hands. Di sana, saya sempat coba roti panggang keju dan ayamnya yang super lezat - membahasnya saja bikin saya ingin makan menu itu lagi. Pas digigit, kejunya meleleh di dalam mulut! Saya juga menghabiskan semangkuk smoothie bowl segarnya, dengan kombinasi buah naga, kiwi, flax seed, chia seed dan cornflakes yang pas. Coba lihat foto-foto di bawah ini supaya dapat gambaran seperti apa suasana di HASEA. Let me know if you go there, I hope you love the place as much as I do!

Hasea_Eatery_Bintaro.jpg
Hasea_Eatery_Bintaro.jpg
Hasea_Eatery_Bintaro.jpg
Hasea_Eatery_Bintaro.jpg
Hasea_Eatery_Bintaro.jpg
Hasea_Eatery_Bintaro.jpg
Hasea_Eatery_Bintaro.jpg
Hasea_Eatery_Bintaro.jpg
Hasea_Eatery_Bintaro.jpg
Hasea_Eatery_Bintaro.jpg
Hasea_Eatery_Bintaro.jpg
Hasea_Eatery_Bintaro.jpg
Hasea_Eatery_Bintaro.jpg
Hasea_Eatery_Bintaro.jpg
Hasea_Eatery_Bintaro.jpg
Hasea_Eatery_Bintaro.jpg
Hasea_Eatery_Bintaro.jpg
Hasea_Eatery_Bintaro.jpg
Hasea_Eatery_Bintaro.jpg
Hasea_Eatery_Bintaro.jpg
Hasea_Eatery_Bintaro.jpg
Hasea_Eatery_Bintaro.jpg
Hasea_Eatery_Bintaro.jpg

BROOD EN BOTER

Hari Rabu yang lalu, setelah menjemput Snow di sekolahnya, kami langsung meluncur ke Brood En Boter di yang terletak di Jalan Bangka Raya No.25, Kemang, Jakarta dalam rangka memenuhi janji saya pada Kitty Manu yang mengundang kami mencicipi menu makanan untuk anak-anak di sana. Ini kali pertama saya dan Snow datang ke tempat yang sudah dibuka sejak lebaran ini. Dan ternyata tempatnya menyenangkan sekali!

Brood_En_Boter_Jakarta.jpg
Brood_En_Boter_Jakarta.jpg
Brood_En_Boter_Jakarta.jpg
Brood_En_Boter_Jakarta.jpg

Interior tempat ini bergaya Skandinavia, dengan natural light yang berlimpah (bagus untuk foto-foto!), tanaman-tanaman cantik dan area bermain yang super menggemaskan. Rasanya homy banget, bikin jadi betah berlama-lama di sana, apalagi ditemani comfort food yang enak-enak. Snow kelihatan nyaman banget, dia bolak-balik ngemil dan main di playground. Her mood was so lovely that day!

Brood_En_Boter_Jakarta.jpg
Brood_En_Boter_Jakarta.jpg

Yes, they sell homemade bread here. Saya sempat coba donat dan butter cheese bread-nya yang lembut dan rasa manisnya tidak berlebihan.

Brood_En_Boter_Jakarta.jpg

Turut hadir siang itu, ibu-ibu hebat Kania Anggiani mamanya Lulla dan Galan yang akrab dipanggil Keke (pemilik brand Chic & Darling), Kushandari Arfanidewi mamanya Nyala alias Ay yang jago masak dan Dewisya mamanya Badha yang blognya penuh dengan review produk kecantikan. Bareng Kitty, kami ngobrol mengenai kesibukan masing-masing akhir-akhir ini, termasuk cerita urus-mengurus anak dan suami pastinya. Selama ini saya cuma berkomunikasi dengan Ay dan Dewi via Instagram, jadi senang juga akhirnya bisa mengobrol langsung. 

Brood_En_Boter_Jakarta.jpg
Brood_En_Boter_Jakarta.jpg
Brood_En_Boter_Jakarta.jpg
Brood_En_Boter_Jakarta.jpg

Seperti biasa, Snow selalu gemas kalau melihat bayi. Setiap gerak-gerik Nyala benar-benar diperhatikan oleh Snow dan dilaporkan ke saya, "Mama, lihat baby-nya pegang kakak. Mama, lihat Nyala lihat kakak." Hahaha!

Brood_En_Boter_Jakarta.jpg
Brood_En_Boter_Jakarta.jpg
Brood_En_Boter_Jakarta.jpg
Brood_En_Boter_Jakarta.jpg
Brood_En_Boter_Jakarta.jpg

Saya sempat coba menu cumi terong balado, bitterballen dan karena Snow cuma lapar mata, akhirnya kami para ibu yang makan mini pizza pesanan Snow, sementara anaknya maunya makan donat dan roti panggang Nutella. Kemudian minuman yang saya coba di sana adalah jus kedondong dan ice cappuccinoI'm not an expert in food tasting, but I just wanna tell you that I loved everything that I tried there.

Brood_En_Boter_Jakarta.jpg
Brood_En_Boter_Jakarta.jpg
Brood_En_Boter_Jakarta.jpg

Ruang bermain di Brood En Boter menurut saya nyaman banget. Ada perosotan kecil, tenda, rusa-rusaan dan kelinci karet yang di salah satu foto di atas ditunggangi oleh Snow. Kemudian tersedia juga 3 meja dengan beberapa kursi kecil, serta beberapa mainan kecil lainnya. Cukup sekali untuk membuat Snow kegirangan sore itu.

Brood_En_Boter_Jakarta.jpg
Brood_En_Boter_Jakarta.jpg
Brood_En_Boter_Jakarta.jpg
Brood_En_Boter_Jakarta.jpg
Brood_En_Boter_Jakarta.jpg
Brood_En_Boter_Jakarta.jpg
Brood_En_Boter_Jakarta.jpg
Brood_En_Boter_Jakarta.jpg
Brood_En_Boter_Jakarta.jpg

Saya dan Snow senang sekali menghabiskan siang ke sore di Brood En Boter, so we'd like to say thank you to Kitty Manu for introducing us to this placeWe will surely come often here to eat and play!

CLICK HERE TO GET DIRECTIONS TO BROOD & BOTER

FAMILY TIME: HAPPY SUNNY DAY AT PLATARAN DHARMAWANGSA

Plataran_Dharmawangsa.jpg

Pertama kali saya ke Plataran Dharmawangsa adalah untuk survey tempat menikah, sepertinya waktu itu tempatnya belum semenarik sekarang, saya pun juga tidak jadi mengadakan pernikahan di sana. Lalu, terakhir kami sekeluarga mengunjungi Plataran adalah untuk menghadiri pernikahan teman kami Shari dan Leo. Acaranya malam hari dan banyak dekorasi, jadi kami nggak menyadari tampilan Plataran yang sebenarnya. Akhirnya, saat hari Kamis kemarin libur, kami sempat ke sana lagi makan-makan bersama saudara-saudara dari pihak ayah saya dan suka sekali dengan suasananya yang sangat nyaman untuk menghabiskan waktu bersama keluarga.

Jangan harap di sini saya menampilkan makanan dari restorannya, soalnya kami sudah seru mengobrol dan makan sampai lupa foto-foto makanan. Makanannya sudah bisa dipastikan enak-enak! Foto yang banyak saya ambil adalah suasana outdoor Plataran di mana Snow kegirangan dapat bermain dan memberi makan burung-burung yang ada di sana. Iya! Ada burung merpati, ayam mutiara, love birds dan burung nuri yang cantik-cantik. Ditambah lansekap yang penuh tanaman hijau yang indah, meskipun matahari bersinar cukup terik hari itu, rasanya saya ingin lama-lama duduk di sana sambil menikmati pemandangan Snow bermain.

Cinta_Ruhama_Amelz.jpg
Cinta_Ruhama_Amelz.jpg

Melihat reaksi Snow terhadap burung-burung yang ada di sana seakan membuat saya teringat masa kecil di mana segala sesuatu masih terasa baru. Awalnya, Snow masih ragu mendekati mereka, hanya mau melihat dari jauh meskipun dalam hati rasa ingin tahunya tidak terbendung.

Untuk mengajari Snow supaya tidak takut, kami mengajaknya memberi makan burung merpati dan ayam mutiara yang berkeliaran di sana. Lama-kelamaan, Snow jadi berani berdiri lebih dekat dengan burung-burung tersebut.

Plataran_Dharmawangsa.jpg
Cinta_Ruhama_Amelz.jpg
Cinta_Ruhama_Amelz.jpg

Ekspresi Snow yang semangat ingin buru-buru memberi makan burung-burung ketika mereka mendekat benar-benar bikin gemas! Serius banget. 

Plataran_Dharmawangsa.jpg
Plataran_Dharmawangsa.jpg
Plataran_Dharmawangsa.jpg
Cinta_Ruhama_Amelz.jpg
Plataran_Dharmawangsa.jpg

Pas sudah ketemu asyiknya, Snow jadi sibuk cari-cari burung mana yang bisa ia beri makan. Sampai merpati dibalik semak-semak pun dihampiri. Tapi merpatinya langsung terbang dan bertengger di tempat tinggi.

Plataran_Dhamrwangsa.jpg
Plataran_Dharmawangsa.jpg

Bunda saya nggak mau kelewatan kesempatan untuk foto bertiga dengan Yanda dan cucu kesayangannya. Plus, OOTD juga. Hihihi! Di Plataran banyak banget spot untuk foto, dari berbagai angle tempatnya cantik, makanya foto untuk blog post ini bisa sampai banyak banget. Nggak heran juga kalau tempat ini sering dipakai sebagai tempat menikah, karena memang bagus tempatnya, apalagi kalau maunya acara pernikahannya yang sederhana dan tidak terlalu banyak tamu.

Plataran_Dharmawangsa.jpg
Plataran_Dharmawangsa.jpg
Plataran_Dharmawangsa.jpg
Plataran_Dharmawangsa.jpg

Hari itu kami sebenarnya ke Plataran karena diundang tante saya yang berulang tahun. Orangnya yang paling kanan di foto di bawah ini, namanya Lina Amran, saya dan kakak saya Ykha memanggilnya Tante Lina. Di antara saudara-saudara dari pihak keluarga ayah saya, kami paling dekat dengan Tante Lina, kakaknya, Tante Nini dan adiknya, Tante Pipi (wanita berhijab yang di sebelah Snow di foto di atas). Sejak masih bayi, kami suka dibawa main ke rumahnya. Ada cerita lucu, Tante Lina ini dulu suka gambar-gambar - salah satu yang paling sering disebut gambar cicak - di pantat saya dan Ykha bayi. Usil banget, ya!

Plataran_Dharmawangsa.jpg
Plataran_Dharmawangsa.jpg
Plataran_Dharmawangsa.jpg
Plataran_Dharmawangsa.jpg

Kalau yang ada di foto dengan kakak saya ini adalah suaminya, Hendra Jaya Putra. Hendra adalah seorang musisi, punya band yang namanya Rock N' Roll Mafia. Entah kenapa, saya dan Ykha sama-sama dapat jodoh anak band. Hihihi! Serunya, suami-suami kami jadi bisa kolaborasi. Di album band Neurotic Mono, ada lagu yang merupakan kolaborasi dengan Rock N' Roll Mafia. Kemudian, setelah diumumkan jadi salah satu anggota Rock N' Roll Mafia, beberapa minggu yang lalu Mono sempat ikut tur keluar kota jadi gitaris dan keyboardist Rock N' Roll Mafia berkolaborasi dengan Elephant Kind di event Urban Gigs. Senang deh, suami-suami kami akur dan bisa kerja bareng!

Plataran_Dharmawangsa.jpg
Plataran_Dharmawangsa.jpg
Plataran_Dharmawangsa.jpg
Cinta_Ruhama_Amelz.jpg

Lihat foto di bawah ini jadi ingat waktu saya masih kecil digendong-gendong sama Yanda. Bahagia banget ternyata saya diberikan kesempatan melihat pemandangan ini, Yanda gendong cucunya. Semoga Yanda dan Bunda diberikan umur panjang sampai bisa melihat Snow menikah dan main dengan cicit-cicitnya nanti.

Cinta_Ruhama_Amelz.jpg
Cinta_Ruhama_Amelz.jpg
Plataran_Dharmawangsa.jpg
Plataran_Dharmawangsa.jpg

Pengalaman kami menghabiskan quality time bersama di Plataran Dharmawangsa menyenangkan sekali. Oh, iya...mau info saja kalau di restoran ini toiletnya juga nyaman, memungkinkan pula untuk ganti pampers bayi, dan baby chair juga tersedia. The place is very family and kids friendly. Jadi saya rekomendasikan banget untuk coba ke Plataran Dharmawangsa kalau mau makan-makan bersama keluarga, karena nggak hanya makanannya enak, tapi anak-anak bisa main sambil lihat-lihat burung di taman di bawah pengawasan orang dewasa.

Kalau kalian sendiri ada nggak tempat yang jadi favorit untuk menghabiskan quality time dengan keluarga? Kalau ada, boleh sharing di boks komentar di bawah, ya.

Thank you for reading and I hope today will be a start of a great week for you!