WHERE TO GO

TEMBOK MERAH JAMBU RM DEMANGAN YOGYAKARTA

Hari ini lagi kangen sama Yogya. Jadi deh, lihat-lihat foto pas ke Yogyakarta bareng sama NYX Indonesia di awal bulan September. Setelah bertahun-tahun, akhirnya kembali juga saya ke kota yang ‘ngemong’ ini. Hahaha! Itu yang saya rasakan kalau jalan-jalan ke Yogya, seperti sedang dimanja dengan suasananya yang tenang. Dan meskipun cuacanya panas, rasanya nggak bikin emosi seperti di Jakarta.

Waktu itu, tempat pertama yang kami datangi begitu sampai di Yogya adalah RM Demangan. Restoran ini sebenarnya milik teman saya, Epoy (panggilan saya untuk Claradevi Handriatmadja) dan suaminya Gempa. Tempatnya cantik sekali! Bikin betah berlama-lama di sana, sekadar bengong minum teh atau kopi, atau terus-menerus pesan makanan sampai kenyang.

Saya itu kalau datang ke tempat yang menyenangkan seperti RM Demangan ini, rasanya ingin mengingat setiap sudutnya. Makanya post kali ini, fotonya buanyaaak… banget! Habisnya saya suka sekali dengan suasana di sana. Meskipun ramai, tapi terasa menenangkan. Banyak tanaman hijau. Pajangan pot cantik. Meja dan kursinya mengundang untuk diduduki sepanjang hari. Dan tembok merah jambunya, sungguh saya cinta.

Saya nggak banyak mencoba makanan di sana. Bahkan nggak ingat nama menu yang saya pilih, tapi isinya itu nasi, perkedel jagung, ayam bakar, lengkap dengan sup, plus teh hangat manis. Lalu ada makanan penutupnya berupa puding stroberi. Enak semua. Tapi kalau kalian ingin tahu lebih banyak menu yang direkomendasikan di RM Demangan, tinggal cari di Google pasti kalian akan menemukannya. Yang pasti, kalau ke Yogya, wajib ke sini!

RM_Demangan_Yogyakarta.jpg
RM_Demangan_Yogyakarta.jpg
RM_Demangan_Yogyakarta.jpg
RM_Demangan_Yogyakarta.jpg
RM_Demangan_Yogyakarta.jpg
RM_Demangan_Yogyakarta.jpg
RM_Demangan_Yogyakarta.jpg
RM_Demangan_Yogyakarta.jpg
RM_Demangan_Yogyakarta.jpg
RM_Demangan_Yogyakarta.jpg
RM_Demangan_Yogyakarta.jpg
RM_Demangan_Yogyakarta.jpg
RM_Demangan_Yogyakarta.jpg
RM_Demangan_Yogyakarta.jpg
RM_Demangan_Yogyakarta.jpg
RM_Demangan_Yogyakarta.jpg
RM_Demangan_Yogyakarta.jpg
RM_Demangan_Yogyakarta.jpg
RM_Demangan_Yogyakarta.jpg
RM_Demangan_Yogyakarta.jpg
RM_Demangan_Yogyakarta.jpg
RM_Demangan_Yogyakarta.jpg
RM_Demangan_Yogyakarta.jpg
RM_Demangan_Yogyakarta.jpg
RM_Demangan_Yogyakarta.jpg
RM_Demangan_Yogyakarta.jpg
RM_Demangan_Yogyakarta.jpg
RM_Demangan_Yogyakarta.jpg
RM_Demangan_Yogyakarta.jpg

WINDING DOWN AT MY NEW FAVORITE SPOT, HASEA EATERY

So happy that long weekend is here. Kalian sudah ada rencana pergi ke suatu tempat? Kalau belum, mungkin post saya kali ini dapat menjadi referensi kalian.

Kebetulan dua minggu yang lalu, Mono mengajak saya mencoba tempat makan baru yang merupakan milik temannya, Daniel Adisumarta, di daerah Bintaro - tepatnya Jalan Bintaro Utama JB No.8, Tangerang Selatan. Nama tempatnya adalah HASEA EateryIt's a small, quiet and cozy place, nyaman sebagai tempat kumpul-kumpul bersama keluarga, teman-teman, kencan atau menyendiri sambil browsing atau baca buku. It is truly a hidden gem. Interiornya sederhana, tapi menarik. Dengan permainan lampu yang dipasang dengan panjang kabel yang berbeda-beda, kabel lampu yang dililit pada balok kayu, tanaman hijau di sana-sini, tembok bata putih dan elemen kayu, tempat ini bikin saya betah berlama-lama di sana. I didn't spot a baby chair there, dan lupa tanya apakah tersedia atau tidak karena Snow maunya duduk di kursi orang dewasa, tapi saya mau sampaikan ke Daniel untuk menyediakan satu atau lebih baik lagi dua kursi khusus bayi.

Anyway, the food there is actually goodWhether you're in the mood for comfort food or delicious healthy meal, at HASEA you're in good hands. Di sana, saya sempat coba roti panggang keju dan ayamnya yang super lezat - membahasnya saja bikin saya ingin makan menu itu lagi. Pas digigit, kejunya meleleh di dalam mulut! Saya juga menghabiskan semangkuk smoothie bowl segarnya, dengan kombinasi buah naga, kiwi, flax seed, chia seed dan cornflakes yang pas. Coba lihat foto-foto di bawah ini supaya dapat gambaran seperti apa suasana di HASEA. Let me know if you go there, I hope you love the place as much as I do!

Hasea_Eatery_Bintaro.jpg
Hasea_Eatery_Bintaro.jpg
Hasea_Eatery_Bintaro.jpg
Hasea_Eatery_Bintaro.jpg
Hasea_Eatery_Bintaro.jpg
Hasea_Eatery_Bintaro.jpg
Hasea_Eatery_Bintaro.jpg
Hasea_Eatery_Bintaro.jpg
Hasea_Eatery_Bintaro.jpg
Hasea_Eatery_Bintaro.jpg
Hasea_Eatery_Bintaro.jpg
Hasea_Eatery_Bintaro.jpg
Hasea_Eatery_Bintaro.jpg
Hasea_Eatery_Bintaro.jpg
Hasea_Eatery_Bintaro.jpg
Hasea_Eatery_Bintaro.jpg
Hasea_Eatery_Bintaro.jpg
Hasea_Eatery_Bintaro.jpg
Hasea_Eatery_Bintaro.jpg
Hasea_Eatery_Bintaro.jpg
Hasea_Eatery_Bintaro.jpg
Hasea_Eatery_Bintaro.jpg
Hasea_Eatery_Bintaro.jpg

LATE LUNCH WITH LA FAMIGLIA AT BLOOM, HOTEL MONOPOLI

Whoop whoop! Setelah satu minggu akhirnya sempat update blog lagi. Tapi kali ini mau throwback ke momen makan siang bareng keluarga hampir tiga minggu yang lalu. Senang karena waktu itu sempat coba makan di tempat baru yaitu Bloom di Hotel Monopoli yang lagi hits itu. Nggak heran kenapa hits, soalnya suasana di Bloom memang menyenangkan, dengan jendela-jendela besar yang mengundang banyak cahaya natural masuk ke dalam, interiornya yang terasa artsy berkat lukisan-lukisan multiwarna yang terpasang di dinding, furnitur bernuansa vintage dan bagian atap yang dibiarkan mengekspos saluran udara serta pipa-pipa yang menghasilkan kesan industrial. Saya pun dibikin naksir sama kursi-kursinya dan berbagai tanaman maupun bunga kering yang dipajang di sana. Tapi sebuah restoran nggak lengkap tanpa makanan enak. Nah, menu yang tersedia di sini cukup banyak pilihannya, termasuk yang sehat! Berikut saya berbagi foto-foto suasana Bloom, serta makanan yang sempat kami coba di sana.

Sunday_Brunch_Hotel_Monopoli_Bloom.jpg
Sunday_Brunch_Hotel_Monopoli_Bloom.jpg
Bloom_Hotel_Monopoli.jpg
111.jpg
Sunday_Brunch_Hotel_Monopoli_Bloom.jpg

Pertama kali masuk restoran ini, saya langsung jatuh cinta sama instalasi bunga berwarna merah dan pink yang merambat pada lampu merah ini. Cantik banget! Lalu saya suka dengan jendela-jendelan besarnya yang di siang hari dibuka lebar-lebar. Jadi terasa semilir angin sejuk dari luar masuk ke dalam, mengiringi cahaya natural yang menerangi interior Bloom. Kemudian, lukisan-lukisan yang terpajang di dinding mengingatkan saya sama corat-coret Snow kalau lagi gambar. Hihihi, warnanya seru banget!

Bloom_Hotel_Monopoli.jpg
Bloom_Hotel_Monopoli.jpg
Sunday_Brunch_Hotel_Monopoli_Bloom.jpg
Bloom_Hotel_Monopoli.jpg
Bloom_Hotel_Monopoli.jpg
Bloom_Hotel_Monopoli.jpg
9.jpg
Bloom_Hotel_Monopoli.jpg
Bloom_Hotel_Monopoli.jpg
Bloom_Hotel_Monopoli.jpg
Bloom_Hotel_Monopoli.jpg
Bloom_Hotel_Monopoli.jpg
Bloom_Hotel_Monopoli.jpg
Bloom_Hotel_Monopoli.jpg

What delicious food did we eat that day? Terlihat secara berurutan dalam foto berikut, yaitu Pan-Seared Salmon yang disajikan dengan tare, kimchi quinoa, dan poached egg (sehat dan enak banget!), Dry Ramen dengan mie yang terbuat dari telur segar dilengkapi chicken teriyakicrispy skin dan onsen egg, kemudian Angus Sirloin 200gram dengan grilled chayote dan saus chimmichurri yang menurut saya kurang mengenyangkan (saya orangnya suka makanan porsi besar), lalu Kale Salad disajikan bersama seaweed, charred corn, tofu crouton, dan roasted sesame yang rasanya aman-aman saja sebagai salad, serta terakhir adalah makanan penutup berupa Baked Hot Chocolate dengan salted carameltoasted hazelnut ice cream dan white chocolate crumb yang rasanya melengkapi hidup sekali. Hahaha! Okayso I'm really bad at writing a food review (or anything, really...), but overall, menurut saya makanan yang kami pesan di sana semuanya enak. Tapi kalau ditanya menu apa yang akan membuat saya kembali ke Bloom, it would be the Pan-Seared Salmon dan Dry Ramen. 

Bloom_Hotel_Monopoli.jpg
Bloom_Hotel_Monopoli.jpg
Bloom_Hotel_Monopoli.jpg
Bloom_Hotel_Monopoli.jpg
Bloom_Hotel_Monopoli.jpg

Satu hal yang saya sayangkan adalah susahnya memanggil pramusaji saat berada di restoran ini. Sepertinya pramusajinya belum cukup banyak, jadi pelayanannya agak lambat. Bagi kalian yang butuh informasi lebih banyak mengenai Bloom - seperti menu lengkap dengan harga, review customer lainnya, fasilitas Wi-Fi, jam beroperasi, alamat dan sebagainya, silahkan lihat di sini.

Yang bikin semakin menyenangkan di sana selain berkumpul dengan keluarga saya adalah melihat Snow yang lahap makan kale salad, dan kehadiran sepupu kami, Akina yang pada satu minggu dari hari itu akan dilamar, tapi sayangnya saya dan Mono tidak bisa hadir ke acara lamarannya karena Mono harus tampil di Java Jazz 2018 bersama band-nya, Neurotic, dan saya bertugas sebagai fotografernya. So, we're so happy to be able to spend quality time with Akina that day. Apalagi sorenya Akina masih sempat menemani Snow nonton barongsai untuk pertama kalinya - baca ceritanya di siniSimple happiness, indeed.

Bloom_Hotel_Monopoli.jpg
Bloom_Hotel_Monopoli.jpg
Bloom_Hotel_Monopoli.jpg

BROOD EN BOTER

Hari Rabu yang lalu, setelah menjemput Snow di sekolahnya, kami langsung meluncur ke Brood En Boter di yang terletak di Jalan Bangka Raya No.25, Kemang, Jakarta dalam rangka memenuhi janji saya pada Kitty Manu yang mengundang kami mencicipi menu makanan untuk anak-anak di sana. Ini kali pertama saya dan Snow datang ke tempat yang sudah dibuka sejak lebaran ini. Dan ternyata tempatnya menyenangkan sekali!

Brood_En_Boter_Jakarta.jpg
Brood_En_Boter_Jakarta.jpg
Brood_En_Boter_Jakarta.jpg
Brood_En_Boter_Jakarta.jpg

Interior tempat ini bergaya Skandinavia, dengan natural light yang berlimpah (bagus untuk foto-foto!), tanaman-tanaman cantik dan area bermain yang super menggemaskan. Rasanya homy banget, bikin jadi betah berlama-lama di sana, apalagi ditemani comfort food yang enak-enak. Snow kelihatan nyaman banget, dia bolak-balik ngemil dan main di playground. Her mood was so lovely that day!

Brood_En_Boter_Jakarta.jpg
Brood_En_Boter_Jakarta.jpg

Yes, they sell homemade bread here. Saya sempat coba donat dan butter cheese bread-nya yang lembut dan rasa manisnya tidak berlebihan.

Brood_En_Boter_Jakarta.jpg

Turut hadir siang itu, ibu-ibu hebat Kania Anggiani mamanya Lulla dan Galan yang akrab dipanggil Keke (pemilik brand Chic & Darling), Kushandari Arfanidewi mamanya Nyala alias Ay yang jago masak dan Dewisya mamanya Badha yang blognya penuh dengan review produk kecantikan. Bareng Kitty, kami ngobrol mengenai kesibukan masing-masing akhir-akhir ini, termasuk cerita urus-mengurus anak dan suami pastinya. Selama ini saya cuma berkomunikasi dengan Ay dan Dewi via Instagram, jadi senang juga akhirnya bisa mengobrol langsung. 

Brood_En_Boter_Jakarta.jpg
Brood_En_Boter_Jakarta.jpg
Brood_En_Boter_Jakarta.jpg
Brood_En_Boter_Jakarta.jpg

Seperti biasa, Snow selalu gemas kalau melihat bayi. Setiap gerak-gerik Nyala benar-benar diperhatikan oleh Snow dan dilaporkan ke saya, "Mama, lihat baby-nya pegang kakak. Mama, lihat Nyala lihat kakak." Hahaha!

Brood_En_Boter_Jakarta.jpg
Brood_En_Boter_Jakarta.jpg
Brood_En_Boter_Jakarta.jpg
Brood_En_Boter_Jakarta.jpg
Brood_En_Boter_Jakarta.jpg

Saya sempat coba menu cumi terong balado, bitterballen dan karena Snow cuma lapar mata, akhirnya kami para ibu yang makan mini pizza pesanan Snow, sementara anaknya maunya makan donat dan roti panggang Nutella. Kemudian minuman yang saya coba di sana adalah jus kedondong dan ice cappuccinoI'm not an expert in food tasting, but I just wanna tell you that I loved everything that I tried there.

Brood_En_Boter_Jakarta.jpg
Brood_En_Boter_Jakarta.jpg
Brood_En_Boter_Jakarta.jpg

Ruang bermain di Brood En Boter menurut saya nyaman banget. Ada perosotan kecil, tenda, rusa-rusaan dan kelinci karet yang di salah satu foto di atas ditunggangi oleh Snow. Kemudian tersedia juga 3 meja dengan beberapa kursi kecil, serta beberapa mainan kecil lainnya. Cukup sekali untuk membuat Snow kegirangan sore itu.

Brood_En_Boter_Jakarta.jpg
Brood_En_Boter_Jakarta.jpg
Brood_En_Boter_Jakarta.jpg
Brood_En_Boter_Jakarta.jpg
Brood_En_Boter_Jakarta.jpg
Brood_En_Boter_Jakarta.jpg
Brood_En_Boter_Jakarta.jpg
Brood_En_Boter_Jakarta.jpg
Brood_En_Boter_Jakarta.jpg

Saya dan Snow senang sekali menghabiskan siang ke sore di Brood En Boter, so we'd like to say thank you to Kitty Manu for introducing us to this placeWe will surely come often here to eat and play!

CLICK HERE TO GET DIRECTIONS TO BROOD & BOTER

FAMILY TIME: HAPPY SUNNY DAY AT PLATARAN DHARMAWANGSA

Plataran_Dharmawangsa.jpg

Pertama kali saya ke Plataran Dharmawangsa adalah untuk survey tempat menikah, sepertinya waktu itu tempatnya belum semenarik sekarang, saya pun juga tidak jadi mengadakan pernikahan di sana. Lalu, terakhir kami sekeluarga mengunjungi Plataran adalah untuk menghadiri pernikahan teman kami Shari dan Leo. Acaranya malam hari dan banyak dekorasi, jadi kami nggak menyadari tampilan Plataran yang sebenarnya. Akhirnya, saat hari Kamis kemarin libur, kami sempat ke sana lagi makan-makan bersama saudara-saudara dari pihak ayah saya dan suka sekali dengan suasananya yang sangat nyaman untuk menghabiskan waktu bersama keluarga.

Jangan harap di sini saya menampilkan makanan dari restorannya, soalnya kami sudah seru mengobrol dan makan sampai lupa foto-foto makanan. Makanannya sudah bisa dipastikan enak-enak! Foto yang banyak saya ambil adalah suasana outdoor Plataran di mana Snow kegirangan dapat bermain dan memberi makan burung-burung yang ada di sana. Iya! Ada burung merpati, ayam mutiara, love birds dan burung nuri yang cantik-cantik. Ditambah lansekap yang penuh tanaman hijau yang indah, meskipun matahari bersinar cukup terik hari itu, rasanya saya ingin lama-lama duduk di sana sambil menikmati pemandangan Snow bermain.

Cinta_Ruhama_Amelz.jpg
Cinta_Ruhama_Amelz.jpg

Melihat reaksi Snow terhadap burung-burung yang ada di sana seakan membuat saya teringat masa kecil di mana segala sesuatu masih terasa baru. Awalnya, Snow masih ragu mendekati mereka, hanya mau melihat dari jauh meskipun dalam hati rasa ingin tahunya tidak terbendung.

Untuk mengajari Snow supaya tidak takut, kami mengajaknya memberi makan burung merpati dan ayam mutiara yang berkeliaran di sana. Lama-kelamaan, Snow jadi berani berdiri lebih dekat dengan burung-burung tersebut.

Plataran_Dharmawangsa.jpg
Cinta_Ruhama_Amelz.jpg
Cinta_Ruhama_Amelz.jpg

Ekspresi Snow yang semangat ingin buru-buru memberi makan burung-burung ketika mereka mendekat benar-benar bikin gemas! Serius banget. 

Plataran_Dharmawangsa.jpg
Plataran_Dharmawangsa.jpg
Plataran_Dharmawangsa.jpg
Cinta_Ruhama_Amelz.jpg
Plataran_Dharmawangsa.jpg

Pas sudah ketemu asyiknya, Snow jadi sibuk cari-cari burung mana yang bisa ia beri makan. Sampai merpati dibalik semak-semak pun dihampiri. Tapi merpatinya langsung terbang dan bertengger di tempat tinggi.

Plataran_Dhamrwangsa.jpg
Plataran_Dharmawangsa.jpg

Bunda saya nggak mau kelewatan kesempatan untuk foto bertiga dengan Yanda dan cucu kesayangannya. Plus, OOTD juga. Hihihi! Di Plataran banyak banget spot untuk foto, dari berbagai angle tempatnya cantik, makanya foto untuk blog post ini bisa sampai banyak banget. Nggak heran juga kalau tempat ini sering dipakai sebagai tempat menikah, karena memang bagus tempatnya, apalagi kalau maunya acara pernikahannya yang sederhana dan tidak terlalu banyak tamu.

Plataran_Dharmawangsa.jpg
Plataran_Dharmawangsa.jpg
Plataran_Dharmawangsa.jpg
Plataran_Dharmawangsa.jpg

Hari itu kami sebenarnya ke Plataran karena diundang tante saya yang berulang tahun. Orangnya yang paling kanan di foto di bawah ini, namanya Lina Amran, saya dan kakak saya Ykha memanggilnya Tante Lina. Di antara saudara-saudara dari pihak keluarga ayah saya, kami paling dekat dengan Tante Lina, kakaknya, Tante Nini dan adiknya, Tante Pipi (wanita berhijab yang di sebelah Snow di foto di atas). Sejak masih bayi, kami suka dibawa main ke rumahnya. Ada cerita lucu, Tante Lina ini dulu suka gambar-gambar - salah satu yang paling sering disebut gambar cicak - di pantat saya dan Ykha bayi. Usil banget, ya!

Plataran_Dharmawangsa.jpg
Plataran_Dharmawangsa.jpg
Plataran_Dharmawangsa.jpg
Plataran_Dharmawangsa.jpg

Kalau yang ada di foto dengan kakak saya ini adalah suaminya, Hendra Jaya Putra. Hendra adalah seorang musisi, punya band yang namanya Rock N' Roll Mafia. Entah kenapa, saya dan Ykha sama-sama dapat jodoh anak band. Hihihi! Serunya, suami-suami kami jadi bisa kolaborasi. Di album band Neurotic Mono, ada lagu yang merupakan kolaborasi dengan Rock N' Roll Mafia. Kemudian, setelah diumumkan jadi salah satu anggota Rock N' Roll Mafia, beberapa minggu yang lalu Mono sempat ikut tur keluar kota jadi gitaris dan keyboardist Rock N' Roll Mafia berkolaborasi dengan Elephant Kind di event Urban Gigs. Senang deh, suami-suami kami akur dan bisa kerja bareng!

Plataran_Dharmawangsa.jpg
Plataran_Dharmawangsa.jpg
Plataran_Dharmawangsa.jpg
Cinta_Ruhama_Amelz.jpg

Lihat foto di bawah ini jadi ingat waktu saya masih kecil digendong-gendong sama Yanda. Bahagia banget ternyata saya diberikan kesempatan melihat pemandangan ini, Yanda gendong cucunya. Semoga Yanda dan Bunda diberikan umur panjang sampai bisa melihat Snow menikah dan main dengan cicit-cicitnya nanti.

Cinta_Ruhama_Amelz.jpg
Cinta_Ruhama_Amelz.jpg
Plataran_Dharmawangsa.jpg
Plataran_Dharmawangsa.jpg

Pengalaman kami menghabiskan quality time bersama di Plataran Dharmawangsa menyenangkan sekali. Oh, iya...mau info saja kalau di restoran ini toiletnya juga nyaman, memungkinkan pula untuk ganti pampers bayi, dan baby chair juga tersedia. The place is very family and kids friendly. Jadi saya rekomendasikan banget untuk coba ke Plataran Dharmawangsa kalau mau makan-makan bersama keluarga, karena nggak hanya makanannya enak, tapi anak-anak bisa main sambil lihat-lihat burung di taman di bawah pengawasan orang dewasa.

Kalau kalian sendiri ada nggak tempat yang jadi favorit untuk menghabiskan quality time dengan keluarga? Kalau ada, boleh sharing di boks komentar di bawah, ya.

Thank you for reading and I hope today will be a start of a great week for you!