SNOW STORY TIME: BOBO SAMA SIAPA NANTI MALAM?

Snow_Story_Time.jpg

Saya rasa banyak orangtua yang senasib dengan saya jika masih tinggal bersama mertua: suka takut anak terlalu dimanjakan oleh mertua kita alias kakek neneknya sehingga ketika kita sedang berusaha mendisiplinkan anak, anak akan memandang kita sebagai the bad cop. Anak jadi terbiasa untuk lari ke kakek neneknya ketika tidak mendapatkan apa yang mereka inginkan dari orangtuanya. Misalnya, ketika saya dan suami menolak untuk membelikan Snow mainan karena ia baru saja beli mainan satu hari sebelumnya, tapi permintaan tersebut dengan mudah diiyakan oleh kakek neneknya. 

Saya cukup khawatir ketika Snow mulai suka memilih untuk tidur dengan kakek neneknya. Muncul pertanyaan di kepala saya, apakah Snow merasa lebih dicintai oleh kakek neneknya yang lebih sering memanjakannya dibanding oleh saya dan suami yang banyak memberikan peraturan untuknya demi mendisiplinkan Snow? Maka suatu hari ketika saya sedang memakaikan baju pada Snow, saya sengaja memulai obrolan dengannya.

"Snow, kenapa sekarang Snow sukanya bobo sama ibu dan bapak (panggilan Snow untuk kakek neneknya mengikuti cara saya memanggil mereka)?"

"Nggak, aku suka bobo sama onci (aunty alias tantenya Snow) juga." jawab Snow. Kebetulan tantenya pun selalu baik sama Snow.

"Kenapa? Memangnya Snow nggak suka bobo sama mama dan Mono?" tanya saya lagi kepada Snow.

"Bukan, Mama... Aku sukanya gantian, hari ini sama mama sama Mono, besok sama ibu sama bapak, terus sama onci juga. Soalnya aku sayang sama semuanya."

Saya tersenyum dan cukup lega mendengar penjelasan Snow.

"Jadi Snow bobo sama siapa nanti malam?" sekali lagi saya bertanya.

"Sama mama sama Mono!" seru Snow sambil joget dan tersenyum jahil.

Senangnya punya anak yang sudah mengerti konsep menyayangi dan dapat berbagi rasa sayangnya dengan banyak orang. Walaupun terkadang saya masih suka khawatir apakah cara kami mendisiplinkan Snow akan menjauhkannya dari kami dan membuatnya lebih dekat dengan orang-orang yang lebih sering memanjakannya, saya mencoba untuk selalu yakin bahwa Snow mengerti bahwa yang kami lakukan semua demi kebaikannya dan karena cinta kami padanya begitu besar.

Untuk kalian yang pernah bertanya di DM Instagram, bagaimana caranya bisa akur dengan mertua ketika tinggal di bawah atap yang sama? Jujur, mertua saya itu orangnya sangat menyenangkan, santai, dan baik sekali. Tapi meskipun begitu, bukan berarti kami selalu akur. Saya rasa konflik itu pasti akan datang dan pergi, antara kita dengan mertua atau dengan siapapun juga. Tapi jika kalian merasa sering mengalami masalah dengan mertua, saya ingat di Woop.id pernah ada artikel di bawah ini yang mungkin dapat membantu kalian.

BAGAIMANA AGAR BISA AKUR DENGAN IBU MERTUA