MY SEQUIN NAIL ART & THE SURPRISING STORY BEHIND IT

Bagaimana kebiasaan kalian ketika memilih nail art tertentu untuk dikreasikan pada kuku kalian? Biasanya, saya cuma menyimpan foto nail art yang saya temukan di Instagram, Pinterest atau Google, kemudian membawanya ke salon favorit sebagai contoh atau langsung memilih dari berbagai referensi yang dimiliki salon tersebut. Tapi, berkat nail art yang saya tampilkan pada post kali ini, saya jadi lebih memperhatikan cerita di balik sebuah nail art ataupun karya seni lainnya.

Dandelion_Waxing_Jakarta_Nail_Art.jpg

This sequin nail art on my nails was created by Dandelion, my favorite place to get my eyelash extensions done and nails pampered. Sumber inspirasinya adalah nail art outline glitter nails hasil karya Park Eunkyung, seorang nail artist asal Korea yang terkenal menciptakan berbagai tren nail art seperti shattered glass nailswire nails dan baru-baru ini tic toc nails yang ternyata menurut RACKED, baru-baru ini sedang melawan brand kecantikan besar Sally Hansen (baca artikelnya di sini). Alasannya dalam melawan brand tersebut adalah karena pihak brand Sally Hansen sempat menghubungi Park Eunkyung untuk melakukan kolaborasi, namun akhirnya brand tersebut mengeluarkan beberapa koleksi nail art sticker bertema shattered glass nails dan wire nails yang sangat mirip dengan karya Park Eunkyung tanpa izinnya. Padahal, Park Eunkyung sendiri melakukan berbagai eksperimen hingga akhirnya dapat menciptakan nail art tersebut. Sangat disayangkan, brand sebesar Sally Hansen tidak menghargai karya seorang nail artist seperti Park Eunkyung. Dan ternyata hal seperti ini juga sempat dilakukan oleh brand H&M yang menuntut seorang seniman street art, Jason “Revok” Williams karena seniman tersebut menuduh H&M menggunakan karyanya sebagai latar belakang pada iklan brand tersebut tanpa izin dan tidak memberikan bayaran (baca artikelnya di sini). Untungnya, pada akhirnya pihak brand H&M membatalkan tuntutan mereka dan menyampaikan permohonan maaf kepada sang seniman. Semoga pihak brand Sally Hansen juga akan berbesar hati untuk menyelesaikan masalah dengan Park Eunkyung secara damai.

Saya sendiri berharap, dengan berbagi cerita ini dengan kalian, kita semua jadi lebih memperhatikan apabila kita mengekspos karya seni tertentu atau karya seni yang terinspirasi dari karya seni lainnya, untuk memberikan akreditasi terhadap seniman-seniman yang telah menciptakannya, misalnya ketika kita mengunduh foto diri dengan latar belakang lukisan karya seseorang di sebuah galeri atau meskipun karya seni itu ukurannya sekecil kuku-kuku kita. Who's with me?

PS. You should really check out that tic toc nails trend that Park Eunkyung on her Instagram right here. It is BRILLIANT!

Dandelion_Waxing_Jakarta_Nail_Art.jpg