YUK, KEMBALI KE GAYA HIDUP SEHAT!

Vitacimin_White_Vitacimin_Nutriglow.jpg

Beberapa waktu yang lalu, mungkin kalian sempat lihat saya posting di Instagram menceritakan kalau saya sedang berusaha untuk hidup lebih sehat. Hidup lebih sehat yang saya maksud pada post itu dimulai dari lebih pandai dalam memilih makanan untuk dikonsumsi - nggak hanya enak dan mengenyangkan tapi juga sehat. Misalnya, untuk asupan karbohidrat, saya mengurangi beras putih yang biasanya lebih banyak saya konsumsi, kemudian menggantikannya dengan beras merah atau ubi. Saya juga mengurangi konsumsi makanan yang digoreng, makanan yang diberikan pemanis serta yang berlemak. Kemudian, saya juga mulai berolahraga secara rutin lagi - sejak Oktober saya kembali mendaftarkan diri ke gym dan dalam 1 minggu saya menyisihkan waktu minimal 2 hari untuk berolahraga, 2 jam per hari.

Hasilnya, badan rasanya lebih enak dan fit. Dan meskipun angka pada timbangan saya nggak berubah - berat saya 56kg dengan tinggi 160cm, tubuh saya lingkarnya berkurang dan terasa lebih firm. Kalau kata personal trainer saya, berat tubuh saya yang tadinya 56kg itu banyak lemaknya sekarang tetap 56kg tapi lemaknya berkurang tergantikan oleh massa otot. Ukuran celana yang tadinya sudah jadi L, sekarang kembali ke M bahkan S terkadang muat juga. Otomatis tubuh terasa lebih ringan, pilih baju lebih gampang, dan percaya diri meningkatkan. Walaupun tujuan saya hanya ingin badan lebih sehat dan kuat supaya lebih banyak tenaga untuk mengurus keluarga, bonus-bonus seperti ini pastinya turut bikin bahagia. *senyum lebar*

Vitacimin_White_Vitacimin_Nutriglow.jpg

Selain usaha-usaha untuk sehat yang saya lakukan di atas, mengingat saya masih sering terpapar polusi, sinar matahari, kurang tidur, kurang minum air putih, stress, saya pun berniat untuk mulai mengkonsumsi suplemen. Sempat bingung juga, karena waktu ke drugstore untuk cari suplemen, pilihannya banyak banget! Tapi, akhirnya saya menjatuhkan pilihan pada Vitacimin White dan Vitacimin Nutriglow. Seingat saya harganya sekitar 65.000-70.000 rupiah per boks, 1 boksnya berisi 3 alubag yang masing-masing berisi 10 tablet dan kemarin sedang ada promo buy one get one di Guardian, jadi saya dapat 4 boks. Dulu saya suka mengkonsumsi Vitacimin yang kemasannya dan tabletnya warna kuning, tapi ternyata yang dua ini varian baru dari Vitacimin. Vitacimin White maupun Vitacimin Nutriglow sama-sama berupa suplemen makanan yang mengandung Vitamin C Plus untuk membantu menjaga kesehatan secara umum, tapi kandungannya berbeda, karena itu saya memutuskan untuk beli keduanya untuk dikonsumsi bergantian. Mengenai bedanya saya uraikan berikut ini.

VITACIMIN WHITE mengandung:

-Vitamin C & E: Antioksidan untuk membantu menangkal radikal bebas

-L-Cysteine: Asam amino yang juga berfungsi sebagai antioksidan

-Vitamin B2: Berperan dalam proses pembentukan sel dalam tubuh

-Calcium Pantothenate: Terlibat dalam proses biologis untuk pembentukan energi

VITACIMIN NUTRIGLOW mengandung:

-Vitamin C: Antioksidan untuk membantu menangkal radikal bebas

-Vitamin B6 & Nicotinamide: Membantu memperbaiki metabolisme tubuh

-Biotin: Membantu memecahkan asam lemak di dalam tubuh menjadi energi

-L-Cysteine: Asam amino yang juga berfungsi sebagai antioksidan

-Vitamin B2: Berperan dalam proses pembentukan sel dalam tubuh

Selain untuk menjaga kesehatan secara umum, saya merasa masing-masing suplemen ini turut bertanggung jawab atas lebih baiknya kondisi kulit saya saat ini. Kalau saya perhatikan, kandungan Vitacimin White ini membantu mengatasi kulit saya yang sering terpapar matahari dan yang sebagian kering karena juga terpapar AC saat di rumah maupun di kantor plus karena saya suka kurang minum air putih (jangan ditiru, ya!). Sedangkan Vitacimin Nutriglow membantu mengatasi masalah kulit berminyak yang dikarenakan makan-makanan berlemak (hello, cheat day!), aktivitas yang padat, serta sering terkena debu maupun polusi.

Memang awalnya berat untuk kembali ke gaya hidup sehat. Tapi ketika sudah punya niat yang kuat dan secara perlahan merasakan sendiri manfaatnya dan perubahan positif pada tubuh, akhirnya saya bisa menikmatinya. Dan begitu sudah terbiasa dengan gaya hidup sehat, ternyata jadinya nggak rela kembali menyia-nyiakan tubuh dengan makanan nggak sehat ataupun malas berolahraga.  Percaya nggak? Sekarang saya kalau habis makan nasi putih langsung ngerasa pusing dan lemas. Ini yang saya rasakan. Kalau kalian bagaimana? Paling senang kalau dengar cerita orang yang gaya hidupnya sehat atau yang berhasil mengubah gaya hidup yang tadinya nggak sehat jadi sehat. Pasti semakin memotivasi untuk terus menjalani gaya hidup sehat. Jadi, kalau ada cerita seperti itu, boleh di-share di boks komentar di bawah, ya… 

PS. Kalau masih tertarik baca-baca untuk memotivasi diri supaya semangat hidup sehat, coba baca artikel-artikel di bawah ini!

-Satu Makanan yang Harus Masuk Ke Dalam Menu Harianmu

-Harus Disadari: Kita Tidak Selamanya Berumur 20 Tahun, Jadi Perbaiki Pola Makan

-Warna-Warni Beras dan Manfaatnya Untuk Kesehatan Kita